Showing posts with label jakut. Show all posts
Showing posts with label jakut. Show all posts

Thursday, 30 May 2013

Pencuri Kawasaki Ninja milik tukang ikan ditembak polisi

Rabu, 29 Mei 2013 20:15:00

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara membekuk komplotan pencuri dan penadah kendaraan bermotor. Mereka komplotan yang biasa beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok serta kawasan Sunda Kelapa.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra mengatakan penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari kasus di wilayahnya pada setahun terkahir. Dua pelaku sebagai pencuri dan tiga diantaranya bertugas sebagai penadah.

"Salah satu pelaku pencurian, inisial S, 24 tahun berasal dari Grobogan, Jawa Tengah terpaksa ditembak di paha kiri karena mau melarikan diri," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/5).

Dari pengejaran pihak kepolisian dua pelaku berinsial S (24) dan M (24) di Ringin Pitu, Grobogan, Jawa Tengah. Dan ketiga penadah DP (38), ES (23), G (20) di Pesangrahan, Pondok Aren, Tanggerang Selatan.

Dari salah satu pengakuan korban, Mukhit (19), warga Muara Angke, salah satu korban pencurian, pemilik Kawasaki Ninja warna hijau, B 3577 BMV, melaporkan kehilangan sepeda motornya pada pos kepolisian Muara Angke.

"Lagi diparkir di depan kontrakan saya, pagi jam 4.30 WIB hilang, kata teman kontrakan, saya sendiri lagi jual ikan di pelelangan muara angke," bebernya

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa enam unit sepeda motor, yaitu, Suzuki Satria Hitam B 6796 UDS, Suzuki Satria Hitam B 3876 TGH, Yamaha Vixion Merah BE 7715 HN, Honda Scoopy Coklat B 6660 USS, Kawasaki Ninja Hijau B 3577 BMV, Kawasaki Ninja Hijau B 6876 SGM.

Saat ini pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun.

Sedangkan tiga penadah diancam dengan pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat atau penadahan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun.

[ian]

http://www.merdeka.com/jakarta/pencuri-kawasaki-ninja-milik-tukang-ikan-ditembak-polisi.html

Wednesday, 1 May 2013

Pencuri 30 sepeda motor ditembak polisi saat berusaha kabur


Senin, 29 April 2013 16:09:09
Polsek Penjaringan Jakarta Utara mengamankan dua tersangka pelaku dan penadah pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sebanyak 30 unit sepeda motor hasil pencurian, berhasil disita dari tangan pelaku.

"Dua tersangka lagi sedang dalam pengejaran kami, inisial Menes dan Anda," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal di Mapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/4).

Iqbal menambahkan, polisi terpaksa memuntahkan timah panas ke kaki pelaku berinisial RSM (28) karena berusaha kabur saat kepergok melakukan aksinya di Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Karena mengancam nyawa anggota pakai celurit akhirnya kita terpaksa jera," imbuhnya.

Dari penangkapan RSM, polisi segera mengembangkan penyidikan hingga tersangka kedua, IW yang berperan sebagai penadah berhasil dibekuk.

Untuk sepeda motor tanpa surat-surat yang berhasil dicuri RSM, akan dilimpahkan ke penadah berinisial IW di luar Jakarta. Barang bukti sebanyak 30 unit sepeda motor dari berbagai tipe dan merek, akan segera dikembalikan Polsek Penjaringan kepada pemiliknya masing-masing.

"Tersangka RSM mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor berulang kali dan dijual ke daerah Pandeglang," bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku RSM dijerat dengan Pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara selama 9 tahun. Pelaku lain IW dijerat dengan pasal 481 KUHP dengan ancaman penjara selama 7 tahun.
[cob]

http://www.merdeka.com/jakarta/pencuri-30-sepeda-motor-ditembak-polisi-saat-berusaha-kabur.html

Monday, 8 April 2013

Kontras: Seberapa Bahaya Mereka Sampai Harus Ditembak Mati?


Tribunnews.com - Sabtu, 16 Maret 2013 20:11 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), mempertanyakan seberapa membahayakan perampok sekaligus terduga teroris, yang ditembak mati polisi di Bekasi dan Jakarta Utara.

Harris Azhar, Koordinator Kontras mengatakan, polisi memang berhak menembak jika si pelaku membahayakan.

"Namun, kami perlu tahu membayakan seperti apa para tersangka tersebut," ujar Haris kepada Tribunnews.com, Sabtu (16/3/2013).

Haris menuturkan, operasi yang dilakukan polisi adalah untuk menjalankan penegakan hukum. Setidaknya, hukum yang harus menentukan apakah yang ditangkap atau ditembak, bersalah atau tidak.

"Jadi, biar hukum yang menentukan, bukan dengan ditembak mati," katanya.

Pihak keluarga korban pun berhak meminta investigasi, atas meninggalnya keluarga mereka yang ditembak polisi. Keluarga korban bisa meminta bantuan kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), atau Irwasum Polri.

Sebelumnya diberitakan, tiga dari tujuh perampok toko emas tewas ditembak polisi, yakni M, A, dan H alias P. (*)

http://www.tribunnews.com/2013/03/16/kontras-seberapa-bahaya-mereka-sampai-harus-ditembak-mati

Monday, 10 December 2012

Komplotan yang Merampok Bu Guru Itu Akhirnya Ditembak Polisi

10 Desember 2012

Sekian lama polisi mengendus dan melacak empat penjambret Ibu Guru Sundari (yang tewas setelah dirampok komplotan penjahat di Jl Salemba Raya 27/11 lalu). Aparat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat akhirnya menangkap keempat kawanan perampok tersebut.
Seperti sempat diberitakan, (almarhumah) Sundari tewas setelah terjatuh dari motor ketika mempertahankan tasnya dari ulah komplotan perampok bersepeda motor. Empat orang memepet Sundari sesaat setelah bu Guru SMK23, Pademangan, Jakarta Utara, mengambil SK pengangkatan dirinya sebagai PNS.
Tak pelak, hari yang seharusnya menjadi hari berbahagia keluarga Sundari berubah menjadi duka mendalam.  Sundari meninggal setelah mendapatkan perawatan di St. Carolus setelah menunggu sejak 2002 mengabdi sebagai Guru Akuntansi di SMK 23.
Setelah sekian lama melacak perampok, Minggu (9/12), petugas mendatangi sebuah rumah di jalan Cipinang Baru Bundar, Kompleks Kehakiman, Jakarta Timur yang diduga tempat persembunyian komplotan. Saat didatangi, pelaku berupaya sembunyi di berbagai tempat.
“Saat digerebek mereka (Subaidh, Muhaimin, Agus dan Risman) berpencar, ada yang naik kamar mandi, ada yang naik plafon dan ada yang berusaha kabur melompat tembok rumah,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, ketika dikonfirmasitabloidnova.com .  
Setelah diberi tembakan peringatan dan masih ada yang berusaha kabur, salah satu dari mereka (Subaidh) terpaksa ditembak .  
Dari penggerebekan ini didapat beberapa barang bukti berupa airsoftgun, dua sepeda motor (Suzuki Satria berplat B 6271 PTS dan Kawasaki Ninja berplat B 3187 TLJ), serta senjata tajam clurit.
Laili

http://www.tabloidnova.com/Nova/News/Peristiwa/Komplotan-yang-Merampok-Bu-Guru-Itu-Akhirnya-Ditembak-Polisi?utm_medium=twitter&utm_source=twitterfeed

Saturday, 17 November 2012

Polisi Vs Maling, Baku Tembak Terjadi di Kelapa Gading


Selasa, 13 Nopember 2012 12:06 WIB


WartaNews-Jakarta, Spesialis curanmor berhasil dibekuk polisi  di rumah kos-kosan di Jalan Acordion Blok L/4 RT 05 RW 09 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara dini hari tadi.
Polisi berhasil melumpuhkan seorang pelaku  bernama Dovil, warga Jalan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Pria 24 tahun ditembak polisi di bagian pinggangnya.

Informasi yang dihimpun dari Humas Polda Metro Jaya, Selasa (13/11), kejadian bermula ketika seorang anggota Polsek Metro Kelapa Gading sedang melaksanakan tugas observasi. Saat melintas di lokasi, ia melihat orang mencurigakan di depan rumah kos, duduk di atas sepeda motor Yamaha Jupiter MX masih mengenakan helm.

Karena curiga, Brigadir Yulianto kemudian mendekati orang tersebut. Namun orang itu langsung kabur. Dan ternyata dari dalam rumah kos ada satu orang pelaku lagi yang sedang mencuri sepeda motor.
Brigadir Yulianto berusaha untuk menangkap pelaku tersebut, namun dibalas dengan tembakan oleh pelaku. Sadar keselamatan jiwanya terancam, Brigadir Yulianto kemudian membalas tembakan dan mengenai pinggang sebelah kiri.

Kendati demikian,  pelaku tak juga menyerah meski sudah ditembak, dan malah melarikan diri dan masuk ke gorong-gorong. Setelah terkepung, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku sempat membuang senjata apinya ke saluran got, namun berhasil ditemukan petugas.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti  sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol B-3014-UKQ,  Suzuki Satria F150 Nopol AA-6276-ED, sepucuk senjata api rakitan berikut 6 butir peluru, 2 helm, kunci letter T dan gembok pagar serta kunci rumah kos yang telah dirusak.(*/RTH)


http://www.wartanews.com/monaspolitan/5ba1c0aa-7779-7c9a-d21b-4d3e0a801ecf/polisi-vs-maling-baku-tembak-terjadi-di-kelapa-gading

Tuesday, 3 July 2012

Polisi Tangkap 4 Pencuri Modus Ban Bocor, 2 Ditembak di Betis


Minggu, 01/07/2012 16:34 WIB
Prins David Saut - detikNews
Jakarta Polisi menangkap empat perampok yang beroperasi dengan modus membocorkan ban mobil korban. Pelaku yang berinisial Ag, Muh, Has, dan Im ditangkap usai melakukan perbuatan aksi kejahatannya.

"Sudah beberapa hari ini kita memang menggelar operasi under cover petugas Reserse, untuk mengantisipasi aksi kejahatan," kata Kapolres Jakarta Utara, M Iqbal, saat dihubungi, Minggu (1/7/2012).

Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari tadi di Jalan Tipar Selatan, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Korban berjenis kelamin perempuan berinisial EL hendak memeriksa ban mobilnya yang bocor, saat itulah para pelaku mengambil barang-barang milik EL.

"Saat mengetahui ban mobilnya kempes, korban turun. Lalu pelaku datang merampas barang-barang milik korban," ujar Iqbal.

Petugas yang menyamar tak jauh dari lokasi kejadian langsung mengejar para pelaku. 4 pelaku yang dikenal tak segan melukai korbannya ini melakukan perlawanan sehingga 2 pelaku harus menerima timah panas di betisnya.

"Mereka tak segan untuk menghabisi korbannya jika melawan. Bahkan saat ditangkap petugas mereka juga melawan, terpaksa dua dari empat pelaku kita lumpuhkan," terang Iqbal.

Melalui pemeriksaan, polisi mengetahui bahwa para pelaku pernah melakukan aksi serupa, 6 kali di Jakarta Utara, 3 kali di Jakarta Timur, dan 3 kali di Bekasi. Polisi turut menyita 3 unit sepeda motor, 1 kunci leter T, alat pemecah kaca, dan 1 ban mobil korban yang bocor.

"Kami akan kembangkan kaus ini, karena diduga kuat masih banyak pelaku lainnya yang berada di luar berkeliaran mencari mangsa," tambah Iqbal.

Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. "Dari modus yang dilakukan pelaku, masyarakat diminta waspada. Jangan mengendarai mobil sendirian, terlebih untuk wanita. Dan bila mengetahui ban kempes jangan terburu-buru keluar dari mobil, cari lokasi yang ramai dan aman untuk memperbaikinya," tutup Iqbal.

(vid/ahy) 
http://news.detik.com/read/2012/07/01/163451/1955114/10/polisi-tangkap-4-pencuri-modus-ban-bocor-2-ditembak-di-betis

Monday, 28 May 2012

3 Pengedar Sabu Dibekuk di Tanjung Priok, 1 di Antaranya Ditembak



Law and Crime Mon, 28 May 2012 10:24:00 WIB
Chazizah Gusnita - detikNews

Jakarta 3 Pengedar sabu yang sudah menjadi target operasi akhirnya dibekuk petugas Polsek Sawah Besar. Seorang di antaranya terkena timah panas karena melawan saat hendak ditangkap.

"Petugas unit narkoba Polsek Metro Sawah Besar berhasil meringkus 3 pengedar narkotika jenis sabu di Jl Simpang VI/24 RT 15/02, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara," kata humas Polda Metro Jaya dalam situsnya, Senin (28/5/2012).

3 Pengedar sabu ini ditangkap pada Sabtu (26/5) malam. Ketiga tersangka yakni UB (44), HH (39), dan MH (40). Tersangka yang tertembak adalah UB. UB hendak menyerang petugas dengan celurit saat hendak ditangkap.

Seorang polisi terkena recoset (pantulan) peluru sesama polisi dalam operasi ini. Hal itu terjadi saat anggota Unit Narkoba yang dipimpin Ipda Sawali bersama 3 anggota Briptu M. Yasin, Briptu Wahyu dan Brigadir Sukirno, melakukan penggerebekan di TKP.

Tersangka UB melawan sehingga diberikan tembakan peringatan. Namun tembakan peringatan tersebut memantul dan mengenai betis kiri Brigadir Sukirno. Akibatnya polisi terpaksa menembak paha kiri pelaku.

Dari penangkapan ketiganya, petugas menyita barang bukti 4 kantong plastik bening berisi narkotika jenis sabu. 3 Tersangka serta barang bukti dibawa ke Polsek Sawah Besar. Sementara Brigadir Sukirno dibawa ke RS Siaga, Pejaten, Jakarta Selatan, untuk mendapat perawatan.

(gus/nrl)
Sumber: detikcom

http://cybernews.cbn.net.id/cbprtl/cybernews/detail.aspx?x=Law+and+Crime&y=cybernews%7C0%7C0%7C12%7C3593

Thursday, 24 May 2012

5 Bandit Jalanan Ditembak Polisi


Rivki - detikNews
Senin, 21/05/2012 18:44 WIB
Jakarta Polisi menangkap lima bandit jalanan yang kerap merampok motor di wilayah Jakarta dan Bekasi. Polisi harus menembak kaki 5 bandit itu karena berusaha lari.

"Pelaku dengan inisial IS, LW, TJ, MF, dan SR, mereka ditangkap terpisah ada yang di Cakung, Rawamangun, hingga Garut," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Didi Hayamansyah, saat dikonfirmasi detikcom, Senin (21/5/2012).

Menurutnya, para pelaku kerap beraksi di Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Bekasi. Modusnya, mereka mengejar pengendara motor yang melintas di jalanan yang sepi.

"Salah satunya kasus perampasan sepeda motor di Jalan Rorotan Grand Garden, Cilincing pada awal Januari 2012 lalu yang berakhir dengan kematian korban, Redy Sunaryo," ucap Didik.

Ia menjelaskan, saat ini kelimanya masih dimintai keterangan terkait aksi-aksi lainnya. Tim Jatanras Polres Jakut berhasil melacak identitas para pelaku berdasarkan keterangan salah seorang saksi korban. Polisi pun bergerak menangkap kelima pelaku di berbagai tempat.

"LW pertama kali kita tangkap di Garut, Jabar, menyusul kemudian TJ di Cakung, Jaktim, MF dan SR di Koja, terakhir IS di Rawamangun," papar Didi.

(rvk/mok)
http://news.detik.com/read/2012/05/21/184408/1921199/10/5-bandit-jalanan-ditembak-polisi

Saturday, 19 November 2011

Polisi amankan Pejambret Sebelum Diamuk Massa


Polisi Amankan Pejambret Sebelum Diamuk Massa
Kepolisian Polres Jakarta Utara, Jumat mengamankan dua jambret Lukman Hakim (21) dan Alek Dekin (28) yang kepergok beraksi dan diamuk massa.
Pelaku Lukman warga Jalan Pembangunan 2, Rawa Badak Utara. Alex Dekin (28) warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, saat ini ditahan di Polres Jakarta Utara.
Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar, di Jakarta, Jumat kedua pelaku nyaris diamuk massa. “Pelaku sudah diamankan berikut motor yang digunakan dalam aksi kejahatan,” jelasnya.
Dijelaskan Kasat Reskrim, saat kejadian kedua pelaku memepet korban yang baru saja pulang berbelanja dari Ramayana Koja.
Kedua pelaku memepet korban Ny. Kobah (40), yang saat itu berjalan hendak pulang kerumahnya di Jalan Teratai II, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.
“Pelaku sempat merampas tas yang berisi uang tunai sebesar Rp 300 ribu dan handphone,” terangnya. Usai merampas tas, kedua pelaku kabur.
Korban berteriak, dan diamuk massa di Jalan Teratai. Dalam keadaan babak belur, kedua pelaku pun akhirnya diamankan oleh Polres Jakarta Utara.
Kini keduanya ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya dengan pasal 365 KUHP ancaman pidana tujuh tahun penjara.
http://www.indonesiamedia.com/2011/11/19/pejambret-penumpang-bajaj-ditembak/

Friday, 18 November 2011

Penjambret Spesialis Bajaj Ditembak Polisi

Jumat, 18 November 2011 23:21 WIB     






JAKARTA--MICOM: Dua penjambret ditembak di kawasan Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/11) siang. 

Kedua pelaku yang diketahui sebagai perampok spesialis penumpang bajaj tersebut ditembak setelah melarikan seusai melakukan aksinya tak jauh dari patroli polisi. 

Korban bernama Yuliana, 30, menaiki bajaj menuju tempat bekerja. Dalam perjalanan, bajaj yang ditumpanginya dipepet sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi B 6332 UFG berpenumpang dua pria, Ikhsan, 20, dan Rangga, 19. 

Rangga menjambret tas korban yang berada di pangkuannya. Sopir bajaj Junaidi, 40, mengaku tidak dapat menolong penumpang karena kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Keduanya hanya dapat berteriak minta tolong. 

Kedua pelaku yang merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, itu melarikan diri setelah tas model perempuan berwarna hitam tersebut berhasil direbut. 

Tak lama keduanya melewati petugas polisi yang sedang melakukan observasi wilayah. Polisi lantas curiga pada pemuda yang menjinjing tas model perempuan di pundaknya. Saat dihentikan keduanya mencoba melarikan diri. 

Polisi mengeluarkan tembakan untuk melumpuhkan keduanya, setelah tembakan peringatan. Iksan terkena tembakan pada kaki kiri dan Rangga pada kaki kanan. (NA/OL-5)



http://www.mediaindonesia.com/read/2011/11/18/277381/37/5/Penjambret-Spesialis-Bajaj-Ditembak-Polisi

Sunday, 16 October 2011

Sebelum Ditangkap Pratu H Sembunyi di Cijantung


Metropolitan - Sabtu, 15 Oktober 2011 | 09:25 WIB







INILAH.COM, Jakarta - Sebelum ditangkap, oknum TNI berpangkat pratu pencuri mobil rental sempat bersembunyi di komplek TNI, Cijantung masih mencoba melarikan diri.

Di Jalan Lapan, Kalisari, polisi melepas tiga tembakan ke udara meminta mobil berhenti. Tak ada niat menyerah, tembakan diarahkan ke badan mobil hingga kendaraan itu berhenti.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar, mengatakan, penangkapan oknum tentara berinisial H (27), itu berawal dari laporan Ahmad Busroni (40) ke Polres Jakarta Utara.

“Mobil itu dicuri di Indramayu. Korban mengikuti jejak karena dipasang GPRS. Sesampainya di Sunter, ia minta bantuan polisi,” ungkap Irwan.

Pemilik mobil adalah pengusaha rental didatangi tersangka yang menyewa untuk dibawa ke Cilacap, Jawa Tengah. Ia pun menugaskan Jawir (35) untuk menjadi pengemudinya.

“Tapi di pom bensin di Indramayu, sopir yang izin buang air kecil ditinggal. Mobil itu dibawa kabur tersangka dan dua temannya.

Kemudian Jawir melapor kepada majikannya dan mereka mengikuti jejak GPRS yang dipasang di mobil tersebut hingga akhirnya terlacak oleh Polisi. [mah]a



http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1785501/sebelum-ditangkap-pratu-h-sembunyi-di-cijantung

Dor! Polisi Tembak Oknum TNI di Jagorawi

Metropolitan - Sabtu, 15 Oktober 2011 | 08:59 WIB





INILAH.COM, Jakarta - Oknum TNI berpangkat Pratu, ditembak polisi di Jalan Tol Wiyoto Wiyono hingga Jagorawi lantaran mencuri mobil rental.

Tersangka dibekuk di perumahan tentara kawasan Cijantung, Pasar Rebo, Jaktim, setelah mobil pelaku diberondong pelor, Jumat (14/10/2011).

Kepala Induk Dua Patroli Jalan Raya (PJR) Sunter, AKP Tri Waluyo, mengatakan, petugas menerima laporan dari Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jakarta Utara tentang pencurian kendaaraan. Mobil Grand Livina K 9269 QA itu masuk ke jalan bebas hambatan.

Mobil berpenumpang tiga orang diminta berhenti di Rawamangun. Mobil malah menambah kecepatan. Petugas memburu hingga kendaraan itu masuk Jalan Tol Jagorawi lalu keluar di Pasar Rebo. “Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Pasar Rebo,” ungkap Tri Waluyo.

Mobil curian masuk ke kompleks perumahan tentara di Cijantung. Sempat kehilangan jejak, 20 menit kemudian petugas menemukannya kembali dan akhirnya berhasil menangkapnya. [mah]

Friday, 14 October 2011

Dua Perampok Didor Polisi di Jakut


Kamis, 13/10/2011, 18:33 WIB
Kepolisian Polsek Penjaringan, Jakarta Utara menangkap kawanan perampok yang beraksi dengan sasaran penumpang Bajaj.

Dua pelaku perampokan, Firman (26) dan Juan (23) terkapar ditembak anggota Reskrim Polsek Penjaringan.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Penjaringan AKP Aris Supriyono, di Jakarta, Kamis dua (13/10/2011) pelaku terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur setelah merampok Awan Supardi (65), penumpang Bajaj yang melintas di Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Firman dan Juan yang melakukan aksi perampokan, kepergok saat sedang dilakukan operasi Sikat Jaya 2011. "Keduanya, merampok dengan menggunakan motor dan memepet Bajaj," ujar Aris.

Sopir Bajaj, Ahmad (40) yang dihadang kedua pelaku, diancam dengan Samurai. Takut dilukai, sopir pun menghentikan laju Bajajnya. Tas yang berisi uang Rp1,7 juta berikut HP dan perhiasan cincin Emas seberat enam gram digasak.

Saat kedua pelaku mencoba kabur, korban yang merupakan kakek delapan cucu itu berteriak. Akhirnya, teriakan korban yang merupakan Warga Pluit tersebut terdengar anggota reskrim yang sedang melakukan patroli di daerah rawan kejahatan.

Keduanya yang kabur dengan motor Yamaha Mio B 6118 UOE dan B 6975 UTI, diberondong tembakan. Pelaku Firman jatuh dari motor Mio, setelah kaki kanannya terkena timah panas. Begitu juga dengan Juan yang mengalami luka tembak di betis kirinya.

Sebelumnya, Polsek Penjaringan juga berhasil menangkap Samsul perampok yang beraksi di Jalan Pluit Barat, Muara Baru, Penjaringan. Pelaku bersama tiga temannya, merampok Aldi Wijaya (34), warga Pluit, yang tengah menumpang Bajaj. "Samsul yang menjadi eksekutor, turun dari motor, dan merampas tas korban yang berisi handphone Blackberry," ujar Aris.

Usai melakukan aksinya, komplotan Samsul yang berjumlah empat orang itu kabur dengan dua motor jenis Bebek. "Korban berteriak, hingga komplotan perampok penumpang bajaj dikejar massa. Di saat bersamaan melintas anggota yang sedang partoli," terang Aris.

Bersama massa, polisi pun mengejar komplotan tersebut. Samsul yang dibonceng rekannya, ditembak betis kanannya hingga jatuh dari motor. "Salah satu pelaku terjatuh setelah ditembak kaki kanannya," terang Aris.

Dalam pemeriksaan, Samsul ternyata merupakan pencuri spesialis motor. Dari pengakuan Samsul, akhirnya, polisi berhasil menangkap Wira (22), di tempat persembunyiannya di Pluit.

Selain itu juga, motor hasil kejahatan Samsul yang disimpan di tempat Wira disita. Sepeda motor tersebut yakni Suzuki FU B 569 POL dan Supra B 6056 UHQ, serta dua motor tanpa nomor polisi jenis Suzuki Smash dan Yamaha Mio. (Aef/At)

Dibaca 979 X 



http://www.berita8.com/read/2011/10/13/2/48769/Dua-Perampok-Didor-Polisi-di-Jakut--

Tuesday, 23 August 2011

Pembobol ATM Muamalat Pernah Bobol ATM BNI Duren Sawit


Foto: Taufiq (detikcom)

Minggu, 21/08/2011 15:39 WIB

Jakarta - Penangkapan 3 pembobol ATM Bank Muamalat Cileungsi di kawasan Koja, Jakarta Utara, ikut mengungkap kasus pembobolan ATM sebelumnya. Pelaku rupanya pernah membobol ATM BNI di Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Ini dipastikan pelaku juga melakukan pencurian ATM di wilayah Duren Sawit," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar di Mapolresta Jakarta Utara, Minggu (21/8/2011).

Menurut Irwan, ada satu pelaku berinisial N. Dia terpaksa ditembak di pundak saat dibekuk polisi. N terlibat dalam 2 aksi pencurian ATM.

"Dia ikut pencurian 2 kali. Di Duren Sawit dan yang di kawasan Cikeas (Cileungsi-red) ini," kata Irwan.

Dari 9 pelaku, polisi telah membekuk 3 orang. Polisi kini mengejar 6 anggota komplotan yang tersisa.

"3 Orang berhasil kita tangkap sekarang, dan kita serahkan ke Polda Metro," ujarnya.

3 Perampok ATM tertangkap di Kawasan Plumpang Center, Koja dini hari tadi. Mereka membawa ATM yang dibobol dari Bank Muamalat, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan perampok.

Sebelumnya, pada 6 Agustus silam, komplotan ini juga rupanya merampok ATM BNI di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Polisi memperkirakan ATM itu berisi uang ratusan juta rupiah.


(fay/vit)
http://us.detiknews.com/read/2011/08/21/153912/1707744/10/pembobol-atm-muamalat-pernah-bobol-atm-bni-duren-sawit?n991102605

Wednesday, 29 December 2010

Pembunuh Tukang Jagal Ditembak Polisi

Rabu, 29 Desember 2010 - 12:52 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah dua hari buron, tersangka pembunuh mantan tukang jagal hewan di Koja, Jakarta Utara ditangkap aparat Polres Jakut, Selasa (28/12) malam. Petugas terpaksa melumpuhkan pelaku menggunakan timah panas lantaran mencoba melawan saat mau ditangkap.

Yana Suryana, 27, ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Garut,Jawa Barat. Sebutir peluru yang bersarang di paha kirinya mengakhiri upaya perlawanan tersangka.’Dia mencoba kabur dengan melawan petugas, bahkan pelaku sempat meneriaki anggota sebagai maling,’ujar Kasat Reskrim Polres Jakut AKBP Irwan Anwar, Rabu (29/12).

Dalam pengakuannya, Yana mengakui perbuatannya membunuh Bambang, temannya. ‘Saya kesal karena pernah menjanjikan pekerjaan kepada saya di Pelabuhan Tanjung Priok. Padahal saya sudah memberikan uang sebesar Rp. 150 ribu sama dia,’ tuturnya.

Pembunuhan itu terjadi pada Minggu (26/12) lalu. Bambang, 25, ditikam pelaku menggunakan sangkur setelah keduanya sempat terlibat keributan di sebuah tempat pangkas rambut. Tubuh korban ditemukan tergeletak di Jalan Raya Sindang, Kel.Koja.(yahya/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/12/29/pembunuh-tukang-jagal-ditembak-polisi