Monday, 28 May 2012
Jenderal Polisi Dilaporkan KDRT
Monday, 9 May 2011
Korban Penembakan Suami Diautopsi
Isak tangis keluarga dan kerabat korban pecah saat jenazah tiba di rumah sakit. Jenazah langsung menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan. Korban bernama Kartini tewas dengan luka tembak di bagian kepala saat sedang berduaan dengan suaminya. Suami dari Kartini merupakan seorang petugas kepolisian yang bertugas di Pulau Bonerate, Selayar.
Pihak keluarga menemukan kejanggalan dalam insiden penembakan ini lantaran korban mengalami luka tembak yang menembus kepala. Pihak keluarga meyakini almarhumah tidak melakukan bunuh diri. Kartini sehari-hari berprofesi sebagai guru dan mempunyai dua anak. Ia sempat berselisih dengan suami hingga akhirnya ditemukan tewas tertembus peluru.
Sementara itu suami dari Kartini sudah ditahan di Polres Selayar untuk menjalani pemeriksaan. Dari lokasi kejadian polisi menyita sepucuk senjata api jenis revolver milik suami korban.(DNI)
Tuesday, 26 April 2011
Kondisi Istri Polisi Korban Penembakan Mulai Membaik
Metrovnews.com, Tasikmalaya: Kondisi istri polisi yang menjadi korban penembakan suaminya yang menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya, Selasa (26/4) kemarin, sudah mulai membik.
Menurut ibu korban yang berada di lokasi kejadian, anaknya ditembak oleh suaminya sendiri, karena sang polisi cemburu. Bukan saat membersihkan senjata, sebagaiamana disampaikan pihak Kepolisian Resor Tasikmalaya.
Meski sudah membaik, Aida, masih tergeletak lemah di Ruang ICU RSUD Tasikmalaya. Aida sempat kritis saat dibawa ke rumah sakit, Ahad lalu. Aida tertembak pistol suaminya sendiri yang merupakan anggota Polres Tasikmalaya, yang berpangkat Aiptu.
Aida adalah istri kedua pelaku yang dinikahi secara siri tiga bulan lalu. Aida tinggal di rumah kontrakan bersama kedua orang tuanya di Kampung Cilembu, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Tasikmalaya.
Menurut ibu korban, Mumu, sebelum kejadian korban dan pelaku sempat bertengkar selama lima menit. Tidak lama kemudian terdengar suara letusan senjata api.
Sebelumnya Kapolres Tasikmalaya Ajun Komisaris Besar Polisi Prahoro melalui telepon, membantah terjadi penembakan yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, korban Aida terkena tembakan secara tidak sengaja. Saat itu menurut Kapolres, pistol yang sedang dibersihkan Aiptu IB tiba-tiba meletus dan mengenai istrinya.
Kapolres menegaskan anggotanya itu kini sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden tersebut.(RIZ)
