Showing posts with label polisi tembak isteri. Show all posts
Showing posts with label polisi tembak isteri. Show all posts

Monday, 28 May 2012

Jenderal Polisi Dilaporkan KDRT

MINGGU, 27 MAY 2012
Seorang perwira tinggi kepolisian berinisial Y dilaporkan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Y dilaporkan Anita Agnes Alexandra, perempuan yang mengaku sebagai isteri Y. Anita melaporkan suaminya ke Bareskrim dan Divisi Propam Mabes Polri, Kamis (24/5) lalu.
“Saya melaporkan  tindak kekerasan yang dilakukan suami saya kebetulan anggota polisi berpangkat Brigjen,” ujarnyakepada wartawan.Menurut ibu empat orang anak ini, suaminya kini bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN).
Berdasarkan cerita Anita, sang suami ringan tangan. Bukan saja kepada Anita tetapi juga terhadap Alif dan Natasya, dua anak kandung mereka. Kekerasan dilakukan acap karena persoalan sepele seperti lupa mematikan lampu. Alif dan Natasya ikut mendampingi sang bunda melaporkan ayah mereka ke polisi. “Aku disuruh sit up sembilan puluh sembilan kali di saat aku lagi asma,” jelas Alif.
Dalam laporannya bernomor TBL/213/5/2012/Bareskrim, Anita memboyong sejumlah bukti. Diantara foto ketika luka yang diderita Alif. Tidak hanya itu, Anita memboyong dua pucuk senjata api milik sang suami untuk diserahkan ke Bareskrim. Senjata itu diambil anak lelakinya secara diam-diam sebelum meninggalkan kediaman sang ayah.
Langkah itu, kata perempuan yang juga berprofesi sebagai model itu, lantaran keselamatan anak dan dirinya terancam. Sebab, Anita mengaku sempat mendapatkan perlakuan serupa dari Y. Bahkan, Anita mengaku pernah ditembak, namun peluru senjata itu tak mengena dirinya. Anita mengaku pisah rumah dari sang suami sejak 2004 silam kendatipun masih resmi sebagai istri Y. Sejak itulah Anita tidak mendapatkan nafkah dari sang suami.
Selang sehari, Anita melaporkan suaminya ke DivisiPropam. Dalam laporannya bernomor STPL/152/V2012/Yanduan, Anita berharap laporannya dapat ditindaklanjuti. Sebab, Anita sebelumnya pernah melaporkan ke Polda Metro Jaya pada 2004. Namun laporannya tak mendapatkan respon. Makanya untuk kesekian kalinya, Anita melaporkan Y. Kalau tidak ditindaklanjuti, Anita menegaskan, “Yang pasti Komisi III semua mengetahui. Kalau tidak ditindaklanjuti berarti Polri yang tercoreng. Karena kan yang ngelakui seorang Brigjen, harusnya jadi panutan,” imbuhnya.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution menegaskan Polri tunduk pada hukum yang berlaku. Polri akan menegakan hukum secara konsisten. Anggotanya yang melakukan tindakan pelanggaran disiplinakan diproses melalui sidang kode etik.”Kalau pidana kita akan proses pidana biasa,” ujarnya, Jumat (25/5).
Menurut jenderal polisi bintang dua itu Bareskrim akan menindaklanjuti laporan Anita. Langkah pertama adalah menelisik untuk membuktikan apakah laporan tersebut terdapat unsur pidana atau terdapat motif lain. “Kita akan melaksanakan ini secara profesional dan konsisten,” janjinya.
Saud menegaskan Polri tidak akan tebang pilih terhadap anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum sekalipun yang diduga pelaku perwira tinggi. “Siapapun dia, walaupun pangkat penting, kalau melanggar hukum akan kami proses. Tetapi kalau tidak melanggar ya tidak dapat dipaksakan,” pungkas mantan Kadensus 88 Anti Teror itu.
http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4fc20a16646a3/jenderal-polisi-dilaporkan-kdrt

Monday, 9 May 2011

Korban Penembakan Suami Diautopsi

Headline News / Nusantara / Senin, 9 Mei 2011 08:18 WIB

Metrotvnews.com, Makassar:
Jenazah seorang istri polisi yang diduga menjadi korban penembakan, Ahad (8/5) malam, tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan. Istri polisi itu ditembak hari Jumat lalu di Kabupaten Selayar.

Isak tangis keluarga dan kerabat korban pecah saat jenazah tiba di rumah sakit. Jenazah langsung menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan. Korban bernama Kartini tewas dengan luka tembak di bagian kepala saat sedang berduaan dengan suaminya. Suami dari Kartini merupakan seorang petugas kepolisian yang bertugas di Pulau Bonerate, Selayar.

Pihak keluarga menemukan kejanggalan dalam insiden penembakan ini lantaran korban mengalami luka tembak yang menembus kepala. Pihak keluarga meyakini almarhumah tidak melakukan bunuh diri. Kartini sehari-hari berprofesi sebagai guru dan mempunyai dua anak. Ia sempat berselisih dengan suami hingga akhirnya ditemukan tewas tertembus peluru.

Sementara itu suami dari Kartini sudah ditahan di Polres Selayar untuk menjalani pemeriksaan. Dari lokasi kejadian polisi menyita sepucuk senjata api jenis revolver milik suami korban.(DNI)

http://www.metrotvnews.com/read/newscatvideo/nusantara/2011/05/09/127856/Korban-Penembakan-Suami-Diautopsi

Tuesday, 26 April 2011

Kondisi Istri Polisi Korban Penembakan Mulai Membaik

Metro Pagi / Hukum & Kriminal / Rabu, 27 April 2011 05:42 WIB

Metrovnews.com, Tasikmalaya: Kondisi istri polisi yang menjadi korban penembakan suaminya yang menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya, Selasa (26/4) kemarin, sudah mulai membik.

Menurut ibu korban yang berada di lokasi kejadian, anaknya ditembak oleh suaminya sendiri, karena sang polisi cemburu. Bukan saat membersihkan senjata, sebagaiamana disampaikan pihak Kepolisian Resor Tasikmalaya.

Meski sudah membaik, Aida, masih tergeletak lemah di Ruang ICU RSUD Tasikmalaya. Aida sempat kritis saat dibawa ke rumah sakit, Ahad lalu. Aida tertembak pistol suaminya sendiri yang merupakan anggota Polres Tasikmalaya, yang berpangkat Aiptu.

Aida adalah istri kedua pelaku yang dinikahi secara siri tiga bulan lalu. Aida tinggal di rumah kontrakan bersama kedua orang tuanya di Kampung Cilembu, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Tasikmalaya.

Menurut ibu korban, Mumu, sebelum kejadian korban dan pelaku sempat bertengkar selama lima menit. Tidak lama kemudian terdengar suara letusan senjata api.

Sebelumnya Kapolres Tasikmalaya Ajun Komisaris Besar Polisi Prahoro melalui telepon, membantah terjadi penembakan yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, korban Aida terkena tembakan secara tidak sengaja. Saat itu menurut Kapolres, pistol yang sedang dibersihkan Aiptu IB tiba-tiba meletus dan mengenai istrinya.

Kapolres menegaskan anggotanya itu kini sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden tersebut.(RIZ)