Showing posts with label bone. Show all posts
Showing posts with label bone. Show all posts

Sunday, 28 April 2013

Perampok Ditembak Saat Mencuri Motor


Penulis : Kontributor Bone, Abdul Haq Minggu, 28 April 2013 | 09:32 WIB
WAJO, KOMPAS.com - Salah satu perampok yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Resor Wajo akhirnya diringkus aparat kepolisian setempat, Minggu (28/04/2013). Pelaku bernama Abib alias Anjangnge (30) terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari kejaran aparat.
Warga Kabupaten Bone ini diringkus saat tengah mencuci sepeda motornya di rumah kerabatnya di Desa Salobulo, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Pelaku yang mengetahui kedatangan polisi, sempat melarikan diri. Lantaran tidak mengindahkan tembakan peringatan aparat, pelaku terpaksa "dihadiahi" timah panas di kaki kirinya.
Anjangnge pun langsung tersungkur. Pelaku langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang untuk diberikan perawatan medis dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
"Kami terpaksa melakukan penembakan karena pelaku ini berusaha kabur saat ditangkap. Dan memang pelaku ini telah lama kami cari karena sudah banyak kasus perampokan yang dia lakukan," tegas Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Wajo AKP Praja Ganda Wiratama.
Informasi yang dihimpun Kompas.com, pelaku merupakan residivis sejumlah kasus perampokan rumah dan pencurian ternak. Dalam menjalankan aksinya, pelaku kerap melukai korbannya dengan menggunakan senjata api rakitan.
Pada Senin, 2 Maret 2013 dini hari lalu, jajaran Kepolisian Resor Wajo juga menangkap SR alias AN (25), tersangka perampokan bersenjata api (senpi) yang beraksi di Dusun Bocco-Boccoe, Desa Wicudai, Kecamatan Pammana. SR merupakan kawan Anjangnge yang saat itu bisa kabur bersama dua teman lainnya, Sl dan JM.
Sebelum ditangkap, polisi sempat kejar-kejaran dengan keempat pelaku yang menggunakan mobil Avanza warna silver. Hingga saat ini aparat kepolisian setempat terus memburu dua pelaku lagi yang masih buron.
Editor :
Farid Assifa


http://regional.kompas.com/read/2013/04/28/09322114/Perampok.Ditembak.Saat.Mencuri.Motor

Wednesday, 14 December 2011

DPO Curanmor Ditembak Polisi


Tribun Timur - Selasa, 13 Desember 2011 14:39 WITA


Watasoppeng, Tribun-timur.com --Usman alias La Jude (23) warga Dusun Tompoe, Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo terpaksa harus dilumpuhkan oleh Tim Buru Sergap Polres Soppeng. Pemuda ini dilumpuhkan setelah berusaha meloloskan diri saat diminta menunjukkan barang bukti hasil kejahatannya di Kecamatan Lappariaja, Kabuopaten Bone.

Menurut Kapolres Soppeng AKBP Rickynaldo Chairul, Selasa (13/12/2011) saat dihubungi, pelaku ini merupakan pelaku pencurian motor yang telah lama masuk dalam daftar pencarian orang.

Ia juga menjelasakan bahwa aksi pelaku diketahui sejak bulan April 2011 lalu. Dari laporan yang ada, diketahui pelaku memiliki sembilan titik tempatnya beraksi. Diantaranya, di depan Cafe Semarang Watansoppeng serta di Mangkuttu.

Dari sembilan sepeda motor hasil kejahatannya, lima diantaranya telah diamankan polisi. Yaitu tiga sepeda motor merek Yamaha Mio dan dua sepeda motor mereka Yamaha Jupiter serta Jupiter MX. Namun motor ini telah sudah tidak lengkap karena pelaku menjualnya secara terpisah. Satu diantara sepeda motor ditemukan di Kabupaten Bone.

Pelaku dibekuk di kediamannnya. Setelah diminta menunjukkan hasil kejahatannya, pelaku kemudian meloloskan diri hingga polisi memberinya tembakan peringatan hingga tiga kali. Namun, peringatan tersebut tidak ditanggapai sehingga polisi terpaksa melumpuhkannya dengan dua timah panas pada kedua betisnya. Pelaku kemudian dilarikan ke Rumah sakit Umum Ajangape untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Dua kawannya masih buron. Sedangkan empat sepeda motor lainnya masih diselidiki polisi, " terang Ricky.

Penulis : Mahyuddin
Editor : Ina Maharani

Tuesday, 6 December 2011

Pencuri Hewan Ternak di Bone Ditembak


Tribun Timur - Minggu, 4 Desember 2011 13:34 WITA


WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bone menyidik tiga pelaku pencurian hewan. Satu diantara pelaku terpaksa dihadiahi timah panas lantaran berusaha melarikan diri saat hendak dibekuk polisi.

Diketahui pelaku bernama Juma (20) warga Kecamatan Labissa, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone. Pelaku ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bone sejak April lalu. Pelaku dibekuk di Termina Calaccu, Kabupaten Wajo. Saat dibekuk di atas sebuah mobil rental Avanza berpelat 990 QA, dua rekannya

Ridwan Kamar (29) dan Andi Ono Bin Onta (28) warga Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, juga turut digelandang ke Mapolres Bone untuk diperiksa. Namun kedua rekan pelaku belum diketahui keterlibatannya pada setiap aksi Juma.

"Pelaku juga merupakan pelaku penodongan di perbatasan Bone-Wajo dan Bone-Makassar yang tidak segan-segan melukai korbannya, " ujar Wakil Kepala Kepolisian Resort Bone Kompol Ucok L Silalahi, Minggu (4/12/2011)

Ia juga menyebutkan bahwa pelaku merupakan pencuri ternak antar kabupaten dan  membawa senjata jenis api saat beraksi. Pada tiap aksinya,  pelaku diketahui tidak sendiri. Terkadang pelaku berenam dengan menggunakan sepeda motor.

Pelaku ini mulai tercium oleh polisi pada bulan April lalu. Setelah diselidiki, pada bulan Agustus lalu pelaku kemudian sempat dikejar namun berhasil meloloskan diri setelah terlibat baku tembak dengan pihak Kepolisian Bone.

Saat hendak dibekuk di Terminal Calaccu, korban kemudian berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata tajam dan berusaha meloloskan diri. Pihak Kepolisian yang tidak mau lagi kehilangan pelaku yang disebut-sebut spesialis pencurian ternak ini kemudian melepaskan tembakan peringatan dan akhirnya melumpuhkn pelaku dengan timah panas. Pelaku kemudian terjatuh dengan dua  luka tembak di bagian paha kiri dan satu di bagian paha kanan.

"Kami masih mengejar sejumlah pelaku lainnya yang terlibat pada aksi Juma," tegas Ucok.

Ia juga menyarankan agar masyarakat selalu waspada dengan selalu memantau hewan ternaknya atau memberi tanda sehingga dapat dikenali. Ia juga menambahkan agar pengguna jalan antar kabupaten tidak sendiri dalam berkendara dan tidak  mudah percaya dengan penumpang yang meminta tumpangan di jalur sepi. (*/tribun-timur.com)

Penulis : Mahyuddin
Editor : Muh. Irham

http://makassar.tribunnews.com/2011/12/04/pencuri-hewan-ternak-di-bone-ditembak

Monday, 5 December 2011

Polisi Tembak DPO Polres Bone

Senin, 05 Desember 2011 | 18:54:40 WITA | 80 HITS


MAKASSAR, FAJAR -- Unit operasional Direktorat Reskrim Polda Sulsel menembak seorang buronan Polres Parepare dan Polres Bone, Minggu, 4 Desember dini hari. DPO polisi ini ditembak karena mencoba melarikan diri dari polisi yang menangkapnya.

DPO Polres Parepare dan Polres Bone sejak 2010 ini diketahui bernama Bolong (27). Warga yang sehari-hari bekerja sebagai sopir mobil ini berdomisili di BTN Pepabri  Makassar. Tersangka kasus  pencurian dengan kekerasan ini saat ini terkapar di RS Bhayangkara untukmendapatkan perawatan atas luka yang dideritanya.

Kanit Operasional Ditreskrim Polda Sulsel, Kompol Muhammad Yadin menjelaskan tersangka curas ini awalnya ditangkap di Jalan Andalas Makassar. Begitu diringkus, buronan ini digiring polisi untuk diinterogasi. Usai diinterogasi utamanya menyangkut temannya yang selama ini ditemani beraksi, tersangka kemudian digiring untuk menunjukkan rumah komplotannya. Tapi diperjalanan berusaha melarikan diri hingga ditembak.

Yadin menambahkan, selain DPO Polres Bone dan Parepare, tersangka juga masuk target operasi pekat pada 2011 lalu. Di wilayah hukum Polres Parepare, tersangka masuk DPO berdasarkan nomor DPO/93/XII/2010/Reskrim tanggal 20 Desember 2010. 

Begitu juga masuk DPO Polres Bone dalam kasus pencurian dan pembobolan utamanya mobil. Selain melakukan kejahatan di Makassar, Parepare, dan Bone berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan polisi terhadap tersangka,

pelaku tersebut juga sering beraksi di sejumlah kabupaten di Sulsel seperti Pinrang, Barru dan sejumlah daerah lainnya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan serta lokasi mana saja yang ditempati tersangka beraksi. Begitu juga melakukan pengejaran terhadap teman tersangka yang disebut menyertainya melakukan aksi kejahatan. (sah/pap)



http://www.fajar.co.id/read-20111204185441-polisi-tembak-dpo-polres-bone