Showing posts with label pirime. Show all posts
Showing posts with label pirime. Show all posts

Tuesday, 18 December 2012

Penembak 3 polisi Pirime tewas ditembak

MONDAY, 17 DECEMBER 2012 13:55   
JAYAPURA - Polda Papua kembali menangkap satu tersangka yang ikut menyerang Polsek Pirime, 27 November lalu, dan menewaskan tiga anggota polisi. Tersangka itu bernama Hubertus Mabel, salah satu tokoh Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Polisi mengaku terpaksa menembak tersangka karena yang bersangkutan melakukan perlawanan saat hendak dibekuk. Hubertus meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit Wamena Jayawijaya akibat banyak kehilangan darah.

Kepada Bidang Humas Polda Papua Ajun Komisaris Besar I Gede Sumerta Jaya mengatakan, Hubertus dilumpuhkan aparat di Kampung Abusak Distrik Kurulu, Wamena, Minggu (16/11) sekitar pukul 10.30 WIT. Dua anggota polisi pergi ke lokasi dengan diantar MJ alias WG, salah seorang pelaku yang sebelumnya berhasil ditangkap, 14 Desember silam.

Sesampainya di lokasi, lanjut Sumerta, Hubertus tidak sendiri tetapi bersama empat rekan lainnya. Menurutnya, tersangka langsung menyerang dan berupaya merebut senjata api yang dibawa petugas.

"Seorang anggota Timsus melepaskan tembakan ke arah kaki Hubertus Mabel dengan maksud untuk melumpuhkan. Sedangkan empat orang lainnya berhasil ditangkap. Karena banyak kehilangan darah, nyawa tersangka tidak bisa ditolong saat menuju Rumah Sakit," kata Sumerta kepada Media Indonesia, Senin (17/12).

Dikemukakan Sumerta, penembakan Hubertus membuat sekelompok orang tidak dikenal membakar Pos Polisi Woma dan terjadi kontak tembak dengan pihak kepolisian. "Saat ini Kota Wamena sudah aman dan kondusif, pascakejadian Minggu malam," pungkasnya.

Selain terlibat penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Hubertus juga terlibat dalam kasus peledakan Kantor DPRD Jayawijaya.
(dat06/media)


http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=272080:penembak-3-polisi-pirime-tewas-ditembak&catid=95:nusantara&Itemid=146

Wednesday, 28 November 2012

Ini Penjelasan Kapolri Soal Tewasnya 3 Polisi Oleh OTK di Papua

Selasa, 27/11/2012 14:39 WIB
Jakarta - Tiga anggota Polri menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Papua. Ketiga korban adalah Kapolsek Pirime Ipda Rofli Takubesi dan 2 anggotanya. 

Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan masih mendalami dan menyelidiki pelaku penembakan tersebut. Belum bisa dipastikan apakah pelakunya Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau bukan. 

"Kita tunggu hasil penyelidikan. Itu yang masih kita dalami," ujar Timur sebelum mengikuti rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (27/11/2012). 

Timur menjelaskan peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIT. Lokasi Mapolsek Pirime berada di wilayah puncak Jaya Wijaya, sekitar 8 jam perjalanan dari kota Jayapura. 

Timur juga membenarkan korban penembakan berjumlah tiga orang, yaitu Kapolsek Pirime dan dua anggotanya. "Kapolda Papua juga sudah mendekati TKP. Situasinya sudah bisa dikendalikan Kapolres," imbuhnya. 

Timur juga mengatakan ketiga korban penembakan telah ditemukan, dan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Satu SSK Brimob juga sudah diterjunkan ke lokasi untuk pengamanan wilayah. 

"Status keamanan tetap bahwa lokasi terlokalisir di satu lokasi Jaya Wijaya," kata Timur. 

Penyerangan pagi tadi menambah catatan peristiwa berdarah di Papua. Sebelumnya pada Oktober lalu, penembakan juga terjadi. Kala itu, personel gabungan TNI/Polri diserang kelompok bersenjata di Muara Sungai Kebo, Distrik Kebo, Kabupaten Paniai, Papua. Dua orang prajurit TNI mengalami luka tembak.

(rmd/try) 


http://news.detik.com/read/2012/11/27/143936/2102729/10/ini-penjelasan-kapolri-soal-tewasnya-3-polisi-oleh-otk-di-papua