Showing posts with label maling. Show all posts
Showing posts with label maling. Show all posts

Saturday, 27 October 2012

Maling Ayam Ditembak Polisi



Sriwijaya Post - Sabtu, 27 Oktober 2012 20:11 WIB

SRIPOKU.COM, BANYUASIN-Maulidi (26) dan temannya, Y ditembak petugas saat tengah menunggu temannya di pangkalan ojek yang ada di kawasan Talang Keramat, Kenten  Laut, Banyuasin Kamis (25/10/2012) sore. 

Keduanya didatangi beberpaa personil polisi karena dilaporkan telah mencuri 84 ekor ayam ini, lalu mencoba melarikan diri dan satu timah panas pun mendarat di lutut kanan Maulidi.

Sementara Y berhasil meloloskan diri. Dari tangan warga Jl Talang Keramat Lorong Idola Kelurahan Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin ini, Polsekta Talang Kelapa mendapatkan tiga paket kecil sabu-sabu dan satu alat hisapnya. Maulidi langsung dibawa ke Mapolsekta Talang Kelapa.

"Saya mencuri ayam di sekitar rumah saya. Bersama Y, kami mencuri 84 ekor ayam yang berada di kandangnya dan membawanya dengan mengendarai satu unit motor," kata pria yang kerab disapa Etot ini, saat dijumpai di Mapolsekta Talang Kelapa Sabtu (27/10/2012).

Kapolsekta Talang Kelapa, Kompol Tukino, membenarkan penangkapan tersebut. Karena mencoba melarikan diri, pihaknya terpaksa menembak Etot supaya tidak bisa lari. Lutut kanan Etot pun menderita luka tembak.

"Terkait tiga paket sabu, kami masih akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Untuk sementara, dia ditangkap karena kasus perampokan ayam," kata Tukino.

Penulis : Refli Permana
Editor : Hendra Kusuma

http://palembang.tribunnews.com/2012/10/27/maling-ayam-ditembak-polisi?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Thursday, 8 December 2011

Kawanan Langganan Rumah Kosong, Dibekuk Polresta Bandar Lampung


Selasa, 6 Desember 2011 - 16:42 WIB


LAMPUNG (Pos Kota) – Malang melintang mencuri di rumah kosong akhirnya Misron Cs harus mendekam di penjara dengan luka tembak di kaki kanan  bersama 3 rekannya saat mencoba kabur dari sergapan Jajaran Satuan Reskrim Polresta Bandar Lampung, pada Selasa (6/12) sekitar pukul 01.00 WIB.
Ke- 4 tersangka spesialis pencuri rumah kosong ini  Misron ,25, Deni Setiawan ,27, Mansur, 23, dan Juanda ,30, yang seluruhnya merupakan warga Desa pampang Tangguh Jaya, Sungkai Tengah, Lampung Utara.
Menurut pengakuan Misron mereka menggunakan modus pura-pura bertamu jika rumah dalam kedaan kosong malamnya langsung dibongkar dan seluruh barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut diambil tapi jika pemilik rumah ada mereka pura-pura menawarkan barang dagangan.
“Kami membongkar rumah pakai linggis lalu dan mengangkut barang-barang dengan motor. Barang curian kami jual ke penadah AH yang berada di daerah Bandung, Jawa Barat,” kata Misron. AH kini masuk DPO – Daftar Pencarian Orang.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol. Syaiful mengatakan,” polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan lutut masing-masing karena mereka mencoba kabur saat akan ditangkap di Jl. Raden Gunawan Rajabasa, Bandarlampung,” kata Sayiful.
Terakhir aksi pencurian mereka pada  LP/B/4848-B/XII/2011/RESTA BALAM/SEK RAJABASA tertanggal 05 Desember 2011. Polisi mengamankan antara lain sebuah TV 21 inchi merek Sharp, 2 unit laptop, 2 bilah pisau, 1 buah linggis, dan 1 lembar bukti pingiriman barang yang menjadi barang bukti.
“Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dan diancam dengan hukuman 7 tahun penjara,” lanjut Sayiful. (Koesma/dms)
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/12/06/kawanan-langganan-rumah-kosong-dibekuk-polresta-bandar-lampung

Wednesday, 29 December 2010

Pembunuh Tukang Jagal Ditembak Polisi

Rabu, 29 Desember 2010 - 12:52 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah dua hari buron, tersangka pembunuh mantan tukang jagal hewan di Koja, Jakarta Utara ditangkap aparat Polres Jakut, Selasa (28/12) malam. Petugas terpaksa melumpuhkan pelaku menggunakan timah panas lantaran mencoba melawan saat mau ditangkap.

Yana Suryana, 27, ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Garut,Jawa Barat. Sebutir peluru yang bersarang di paha kirinya mengakhiri upaya perlawanan tersangka.’Dia mencoba kabur dengan melawan petugas, bahkan pelaku sempat meneriaki anggota sebagai maling,’ujar Kasat Reskrim Polres Jakut AKBP Irwan Anwar, Rabu (29/12).

Dalam pengakuannya, Yana mengakui perbuatannya membunuh Bambang, temannya. ‘Saya kesal karena pernah menjanjikan pekerjaan kepada saya di Pelabuhan Tanjung Priok. Padahal saya sudah memberikan uang sebesar Rp. 150 ribu sama dia,’ tuturnya.

Pembunuhan itu terjadi pada Minggu (26/12) lalu. Bambang, 25, ditikam pelaku menggunakan sangkur setelah keduanya sempat terlibat keributan di sebuah tempat pangkas rambut. Tubuh korban ditemukan tergeletak di Jalan Raya Sindang, Kel.Koja.(yahya/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/12/29/pembunuh-tukang-jagal-ditembak-polisi