indosiar.com, Denpasar - (Rabu, 07.12.2011) Seorang warga di Denpasar Bali, sekarat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, karena ditembak seorang oknum anggota TNI. Belum jelas motif penembakan, karena pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh Denpom Denpasar Bali. Sementara korban sendiri masih harus menjalani serangkaian operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru dari tubuhnya.
Wayan Surata, 26 tahun, warga Padang Sambian Denpasar Bali, korban penembakan ini hingga Selasa siang masih tergolek tidak sadarkan diri pasca ditembak orang tidak dikenal. Tembakan itu mengenai dada kanan bagian bawah korban dan Selasa kemarin, Wayan harus menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru.
Belum jelas penyebab tertembaknya korban yang saat kejadian sedang bertugas menjadi security di Santa Fee Café Seminyak, Kuta Bali. Namun menurut informasi di lapangan, korban ditembak oleh seorang pengunjung kafe yang diduga kuat adalah anggota TNI.
Dugaan pelaku penembakan anggota TNI juga dikuatkan oleh keterangan pihak Denpom Denpasar yang membenarkan pelaku penembakan adalah anggota TNI berinisial koptu AM yang bertugas di kesatuan Korem 163 Denpasar. Tersangka saat ini sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas Denpom.
Sementara hingga Selasa siang, suasana TKP penembakan didepan Santa Fee Jalan Seminyak Kuta masih dipasangi garis polisi oleh petugas dan belum dibuka untuk umum. (Riadis Sulhi/Sup)
http://www.indosiar.com/patroli/pria-kritis-ditembak-oknum-tni_93042.html
Showing posts with label bali.. Show all posts
Showing posts with label bali.. Show all posts
Wednesday, 7 December 2011
Tuesday, 19 October 2010
Keprok Mobil, Kakek Terpaksa Ditembak
18 oktober 2010
Meski telah keluar masuk LP sebanyak 4 kali, ternyata tidak lantas membuat Asep jera dan justru mengulangi aksinya kembali. Namun sayang, aksinya yang terakhir di jalan by pass Ngurah Rai, Denpasar kembali terbongkar oleh aparat kepolisian.
"Awalnya polisi menerima laporan ada aksi keprok kaca yang menimpa seorang warga, kemudian kami cek plat nomor pelakunya ke kantor samsat," ujar Kapolsek Denpasar Selatan AKP Leo Martin Pasaribu, senin (18/10/2010). Dari informasi plat nomor DK 8273 DV tersebut polisi akhirnya mampu melacak keberadaan tersangka.
Meski sempat melakukan perlawanan dan harus dilumpuhkan dengan timah panas petugas, pria asal Manado ini akhirnya berhasil dibekuk di tempat kosnya kawasan Nusa Dua Bali. Setelah ditangkap Asep berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. "Setelah ini saya akan tobat nasuha (tobat sesungguhnya) pak, bener saya tidak akan mengulangi lagi," katanya usai ditangkap. "Saya malu dengan cucu saya," imbuhnya.
Dari catatan kepolisian, Asep ternyata tidak hanya spesialis keprok mobil namun juga terlibat sejumlah kasus kejahatan lain mulai dari narkoba hingga kepemilikan senjata tajam. Akibat tindakannya tersebut Asep harus mendekam di balik jeruji Lapas Kerobokan Denpasar sebanyak 4 kali sejak tahun 2005 silam.
http://regional.kompas.com/read/2010/10/18/22005524/Keprok.Mobil..Kakek.Terpaksa.Ditembak
Labels:
bali.,
denpasar,
ditembak,
pencuri mobil
Subscribe to:
Posts (Atom)
