Showing posts with label perampok toko mas. Show all posts
Showing posts with label perampok toko mas. Show all posts

Monday, 8 April 2013

1 Dari 5 Perampok Toko Emas Ditembak Mati


Selasa, 26/03/2013 17:28 WIB


Jember - Satu dari 5 perampok yang beraksi di toko mas di Dusun Kecik Desa Keting Kecamatan Jombang, ditembak mati Polres Jember. Polisi juga berhasil membekuk 3 pelaku lain, sedangkan 2 pelaku berhasil kabur.

Kapolres Jember AKBP Jayadi mengatakan, pihaknya belum bisa mengungkap identitas para pelaku yang ditangkap, karena saat ini masih dalam pemeriksaan. 

"Kita memang berhasil membekuk 4 tersangka pelaku perampok toko emas di Desa Keting Kecamatan Jombang. Satu orang meninggal dunia akibat luka tembak, sedangkan tiga orang juga kita tangkap setelah kakinya juga kita tembak. Kita tindak tegas karena mereka berusaha melawan. Dua orang masih kita kejar. Identitas para pelaku yang berhasil kita bekuk belum bisa kita sampaikan karena masih dalam pemeriksaan," urai Jayadi kepada wartawan, Selasa (26/3/2013).

Karena mengalami luka tembak, polisi langsung membawa mereka ke RSD Balung untuk perawatan. Sedangkan pelaku yang meninggal dunia, juga dimintakan visum, sebelum diserahkan ke keluarganya di Kecamatan Rambipuji. 

"Kita berhasil menangkap pelaku selang 1 jam setelah mereka beraksi," tambah Jayadi.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah perhiasan emas hasil kejahatan dan sejumlah senjata tajam. Diantaranya clurit, yang digunakan pelaku menjalankan aksinya. 

"Barang bukti sudah kita amankan, pelakunya masih dalam pemeriksaan," kata Jayadi.

Sementara itu, pemilik toko emas yang dirampok, Mamik Endang menceritakan, pelaku yang berjumlah 6 orang, datang dengan mengendarai 3 motor.

"Awalnya satu orang datang berpura–pura melihat-lihat. Kemudian ada temannya lagi masuk dan langsung memecah kaca etalase. Tak lama kemudian yang lainnya juga masuk dan mengambil perhiasan yang ada di etalase tersebut," kenang Mamik.

Mamik mengaku tak bisa mengenali pelaku, karena mereka semua memakai helm teropong. Mamik dan sejumlah karyawannya juga tak berani melawan karena semua pelaku membawa senjata tajam. 

"Kami semua hanya bisa jongkok di dekat etalase, tidak berani berbuat apa–apa," ujar perempuan parobaya itu.

Puas mengobrak–abrik toko emas milik Mamik, pelaku kemudian kabur ke arah Utara. Dari aksinya itu, mereka berhasil membawa kabur 1 ons perhiasan emas dan 1 kilogram perhiasan perak. "Total kerugian saya sekitar Rp 50 juta," kata Mamik.

(fat/fat) 

http://surabaya.detik.com/read/2013/03/26/172856/2204367/475/1-dari-5-perampok-toko-emas-ditembak-mati

Sunday, 18 November 2012

Perampok Penembak Polisi Tewas Ditembak


Minggu, 18 November 2012 12:12 WIB

Pekanbaru, (tvOne)

Hendro (45), pelaku perampokan sekaligus penembakan terhadap seorang anggota polisi Brigadir Aulia Harahap, akhirnya tewas usai diterjang peluru tajam milik aparat saat insiden baku tembak beberapa waktu lalu. "Pelaku perampokan dan juga penembak seorang anggota polisi itu meninggal diperjalanan saat mau dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru pada Sabtu (17/11)," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Anggaria Lopis, di Pekanbaru, Minggu.

Hendro (Alm) yang dikabarkan juga merupakan mantan anggota Marinir diindikasi terlibat dengan sejumlah kasus perampokan toko emas di wilayah Riau. Terakhir, demikian Anggaria, keterlibatan pelaku bersama rekan-rekannya yakni merampok beberapa toko emas di Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu.

Sebelumnya, antara aparat kepolisian dengan pelaku sempat terjadi baku tembak. Pelaku berusaha melawan saat hendak diringkus aparat dari rumahnya yang berada di Jalan Suhada, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Akibat peristiwa itu, seorang polisi bernama Brigadir Aulia Harahap juga sempat menjadi korban terjangan peluru tajam yang dilepaskan dari pistol pelaku. Namun masih dapat diselamatkan.

Pelaku pun sempat berupaya melarikan diri dengan menenteng dua unit pistol bahkan dengan terus menembaki aparat yang mengejarnya.

Pada akhirnya, petugas berhasil melumpuhkan tersangka dengan melepaskan peluru tajam yang bersarang di beberapa bagian tubuh pelaku. "Saat itu juga, petugas kemudian mengikat tersangka dan membawanya dengan menggunakan mobil menuju ke rumah sakit terdekat. Setelah itu baru dibawa ke Pekanbaru," kata Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Onny Trimurti secara terpisah. Namun dalam perjalanan, demikian Onny, diduga akibat kehabisan darah, pelaku akhirnya meninggal dunia. (Ant)
http://nusantara.tvonenews.tv/berita/view/64426/2012/11/18/perampok_penembak_polisi_tewas_ditembak.tvOne

Terlibat Perampokan Toko Emas, Bandit Ditembak di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews

Sabtu, 17/11/2012 11:40 WIB

Riau - Seorang bandit berinisial H yang ditangkap tim Resmob Polda Riau diketahui terlibat aksi perampokan toko emas. H kini telah diamankan.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Anggaria Lopis mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (17/11/2012) di Pekanbaru. 

Menurutnya, bandit ini digerebek tim Resmob Polda Riau bersama Polres Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (16/11/2012 kemarin dan sempat terjadi kontak senjata.

"Pelaku merupakan komplotan perampok toko emas di Kecamatan Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu, beberapa waktu lalu," kata Anggaria.

Menurutnya, pelaku sempat dilumpuhkan tim Resmob setelah terjadi kontak senjata. Dari tangan pelaku ditemukan dua jenis senjata jenis FN dan Revolver.

"Saat kontak senjata, pelaku menggunakan rompi anti peluru," ucap Anggaria.

Pihak Polda Riau kini masih mengembangkan kasus tersebut. "Tersangka saat ini berada di rumah sakit karena bagian pantatnya yang tertembak. Kita akan mengusut jaringan perampokan tersebut," tutur Anggaria.

Sejumlah informasi menyebutkan, bahwa satu di antara geng rampok yang tertangkap ini diduga anggota TNI AL di Lampung yang disersi.

Catatan detikcom, dalam tahun ini sudah dua kali terjadi perampokan toko emas di pasar tradisional. Pertama terjadi di Kabupaten Kampar yang berhasil menggondol sekitar 7 kg emas. Dalam kasus ini, satu anggota Brimob mengalami luka tembak.

Selanjutnya di Air Molek Kabupaten Inhu dimana pemilik toko emas di pasar tradisional tewas di tempat. Komplotan perampok ini juga berhasil menggondol sekitar 5 kg emas.

(cha/nik) 


http://news.detik.com/read/2012/11/17/114059/2093166/10/terlibat-perampokan-toko-emas-bandit-ditembak-di-riau?9922022

Saturday, 7 April 2012

Dua Perampok Toko Emas Ditembak Mati


Nasional / Senin, 26 Maret 2012 18:19 WIB
Metrotvnews.com, Semarang: Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah meringkus empat kawanan perampok spesialis toko emas dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang beraksi di lintas provinsi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djihartono didampingi Direktur Reskrim Umum Kombes Bambang Rudi Pratiknyo di Mapolda Jateng Semarang, Senin (26/3), mengatakan dua pelaku terpaksa ditembak mati, karena melawan saat penggerebekan.

Dua pelaku yang tewas ditembak bernama Harto Cahyono alias Ion, 33, warga Dusun Waru Jinggo Dusun triwung Leces Kecamatan Leces Probolinggo Jawa Timur dan Edy Santoso, 32, warga Dusun Krajan Desa Curah Tulis Tongas Probolinggo Jawa Timur.

Dua pelaku lain tertangkap, yakni Abdul Muis alias Mail warga Dusun Blirang RT 1 RW 3 Blirang Bongo Gresik dan Tri Teguh Ricofianto, 32, mantan anggota TNI, warga Banyu Urip Lor VI No 122 Kota Surabaya.

Kedua pelaku terakhir hingga saat ini masih dalam pengembangan penyidik Reskrim Um Polda Jateng.(MI/DSY



http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2012/03/26/86330/Dua-Perampok-Toko-Emas-Ditembak-Mati

Tuesday, 27 March 2012

Dua Perampok Toko Emas Ditembak Mati


Senin, 26 Maret 2012 17:58 WIB     





SEMARANG--MICOM: Polda Jateng meringkus empat kawanan perampok spesialis toko emas dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang beraksi di lintas provinsi. 

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djihartono didampingi Dir Reskrim Um Kombes Bambang Rudi Pratiknyo di Mapolda Jateng Semarang, Senin (26/3), mengatakan bahwa dua pelaku terpaksa ditembak mati, karena melawan saat penggerebekan. 

Dua pelaku yang tewas ditembak bernama Harto Cahyono alias Ion, 33, warga Dusun Waru Jinggo Dusun triwung Leces Kecamatan Leces Probolinggo Jawa Timur dan Edy Santoso, 32, warga Dusun Krajan Desa Curah Tulis Tongas Probolinggo Jawa Timur. 

Dua pelaku lain tertangkap, yakni Abdul Muis alias Mail warga Dusun Blirang RT 1 RW 3 Blirang Bongo Gresik dan Tri Teguh Ricofianto, 32, mantan anggota TNI, warga Banyu Urip Lor VI No 122 Kota Surabaya. 

Kedua pelaku terakhir hingga saat ini masih dalam pengembangan penyidik Reskrim Um Polda Jateng. (OL-11)



http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/26/308294/289/101/Dua-Perampok-Toko-Emas-Ditembak-Mati

Kerap Bertindak Kejam dan Ganas


Dua Perampok Ditembak Mati

Kerap Bertindak Kejam dan Ganas


indosiar.com, Jawa Tengah - Selasa (27/03) Inilah jenazah 2 pelaku perampokan spesialis toko mas yang kemarin ditembak mati pihak kepolisian Jawa Tengah dalam operasi penyergapan di kawasan Cikampek, Jawa Barat. Yakni Harto Cahyono dan Santoso. Ke duanya warga Probolinggo, Jawa Timur.

Satu diantarnya kemarin langsung diambil keluarganya untuk diamankan. Dua rekan mereka Abdul Muis dan Sri Teguh yang mantan anggota TNI menyerahkan diri dan kini ditahan di polda Jawa Tengah. Dari komplotan ini, polisi menyita 2 pucuk pistol berikut puluhan amunisinya. Juga senjata tajam serta sejumlah barang berharga hasil rampokan.

Komplotan ini telah banyak beraksi merampok sejumlah toko mas sampai bank perkreditan rakyat di Jawa Tengah. Menyertai penangkapan ini, polisi mengundang masyarakat yang pernah menjadi korban perampokan.

Komplotan ini berbekal senjata api dan senjata tajam. Terkenal kejam dan tak sungkan melukai korbannya. Setiap beraksi, kelompok ini selalu mengancam. Biasanya para korban akan dibekap mulutnya dengan lakband sebelum mereka menggasak harta benda korban. Mereka juga memiliki mobilitas tinggi dan kerap berpindah pindah lokasi.(Agus Hermanto/Her)

Kecewa Tidak Kunjung Berangkat, Keluarga Calon TKI Mengamuk

Sejumlah calon TKI mengamuk di kantor PJTKI karena tak kunjung diberangkatkan. Sementara ijazah ditahan. Mereka makin jengkel ketika untuk mengambil ijazah itu, mereka dimintai uang tebusan.

Peristiwa mengamuknya sejumlah calon TKI ini terjadi Senin sore kemarin di salah satu perusahaan PJTKI di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

Calon TKI bernama Lukman ini misalnya, dia kesal karena sudah hampir 2 tahun, anaknya tidak kunjung diberangkatkan ke negara tujuan yang dijanjikan. Sedangkan ijazah si anak, ditahan dan tidak bisa diambil.

Kemarahan warga ini mereda, setelah ditempat itu, datang polisi dan aparat TNI dan mencoba memediasi kepentingan ke dua belah pihak. 24 lembar ijazah milik calon TKI yang tidak jadi diberangkatkan, akhirnya dapat diambil tanpa pungutan biaya.(Awang Darmawan/Her)


http://www.indosiar.com/patroli/kerap-bertindak-kejam-dan-ganas_94121.html

Sunday, 18 March 2012

Lima teroris ditembak mati di Bali


Terbaru  19 Maret 2012 - 08:47 WIB
densus 88
Polisi melakukan penggerebekan setelah selama sebulan memantau pergerakan di Bali.
Pasukan anti teror Densus 88 melumpuhkan lima pelaku kejahatan yang disebut akan melakukan aksi teror di Bali.

Lokasi pertama penembakan berlangsung di Jl. Gunung Sapotan Denpasar dengan tersangka HN, yang selama ini juga masuk dalam daftar buruan polisi karena terlibat perampokan Bank CIMB Medan. HN berusia 32 tahun diketahui berasal dari Bandung.Dalam siaran pers yang diterima BBC, Markas Besar Kepolisian Indonesia menyebutkan lima orang tersebut ditembak mati saat akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer juga toko emas di beberapa tempat di Bali.
Tersangka kedua dengan inisial AG berusia 30 tahun tinggal di Jimbaran.
Sementara di lokasi penembakan kedua di Jl. Danau Poso, Sanur, polisi menembak mati UH alias kapten, DD 27 tahun asal Bandung Jawa barat dan M alias Abu Hanif, 30 tahun asal Makassar.
Polisi menyatakan aksi baku tembak tidak dapat dihindari karena para pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api.

Sebulan dipantau

Aksi lima orang ini menurut polisi telah terendus setelah diikuti melakukan survey di beberapa tempat, antara lain toko Mas uluwatu, Bali money changer, Dan Cafe Lavida Loca.
Saat ditangkap para pelaku juga berencana melakukan perampokan di PT Bali Money Changer Jl Sriwijaya Kuta dan Toko emas Jl Uluwatu, Jimbaran.
Mereka disebut polisi tengah mengumpulkan dana untuk pembiayaan aksi teror selanjutnya.
Polisi menyebut lima pelaku ini telah dipantau polisi dalam satu bulan terakhir.
Para pelaku adalah kelompok gabungan yang masuk dalam daftar pencarian orang yang terlibat dalam perampokan CIMB Medan, yang juga menggelar pelatihan militer di Aceh dan Solo, Jawa Tengah.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti dalam aksi kali ini yaitu dua pucuk senjata api jenis FN (satu dari tersangka di Sapotan dan satu lainnya dari tersangka di Jl. Danau Poso), dua magazine dan 48 butir peluru kaliber 9 mm.
Polisi menduga lima orang tersebut berencana melakukan aksi terorisme saat perayaan Hari Nyepi di Bali, Kamis (22/03/2012).
Bali pernah mengalami dua kali serangkaian teror bom pada tanggal 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang dan 1 Oktober 2005 dengan sedikitnya 23 orang tewas.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/03/120319_baliteroris.shtml

Friday, 2 March 2012

Polisi Buron Penadah Emas Ciputat


Kamis, 1 Maret 2012 23:58 WIB



SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan keterangan dari para tersangka perampok empat toko emas di Ciputat, diketahui hasil rampokan telah dijual ke seorang penadah yang kini tengah diburu polisi.

"Menurut keterangan tersangka yang sudah ditangkap mereka jual kepada seorang di suatu tempat. Ini anggota sedang mencari tempat tersebut dan menemukan barang bukti yang mudah-mudahan ada lokasi tersebut," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto Kamis (1/3/2012).

Rikwanto mengatakan anggota di lapangan tengah melacak tempatnya. "Titik terangnya sudah ada tinggal masalah waktu saja," ucap Rikwanto.

Lebih lanjut, Rikwanto menjelaskan siapapun yang terlibat dengan perampokan toko emas Ciputat akan diburu, seperti seorang tersangka bernama Toni yang tidak ikut merampok namun berperan menyediakan rumah aman untuk pelarian para tersangka.

Perampokan empat toko emas di Ciputat terjadi di Pasar Ciputat Jumat (24/2/2012) lalu. Polisi mengamankan tiga tersangka di Cirebon Jawa Barat,
Moh ibrahim alias wongso (28), Edy sumarno alias andong (27), Suratno (37) dan Toni.

Wongso ditembak polisi lantaran berusaha melarikan diri saat di rest area Tol Cikampek, sementara Toni ditangkap di Serang. Toni berperan menyediakan rumah persembunyian di Serang dengan mendapatkan imbalan Rp 10 juta.

Sementara dari tiga tersangka lainnya polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yaitu tiga buah HP, satu tas hitam berisi sejumlah uang Rp 146,66 juta dan satu tas kecil berisi Rp 135 juta.

Editor : Boyozamy
Sumber : Tribunnews