Showing posts with label pekalongan. Show all posts
Showing posts with label pekalongan. Show all posts

Sunday, 11 November 2012

Melawan Polisi, Residivis Curanmor Ditembak

Minggu, 11 Nov 2012 14:14:51  WIB
Pekalongan, ANTARA Jateng - Aparat Kepolisian Resor Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menembak kaki David, residivis kasus pencurian kendaraan bermotor, karena tersangka berusaha melawan petugas dan melarikan diri.

Juru Bicara Polres Kota Pekalongan AKP Purwanto di Pekalongan, Minggu, mengatakan bahwa tersangka yang berusia 25 tahun dan warga Kelurahan Pasirsari, itu merupakan buron kasus curanmor yang masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi.

"Tersangka kami bekuk saat berada di wilayah Kecamatan Tirto. Akan tetapi saat akan kami bekuk tersangka berusaha melawan petugas sehingga ditembak pada bagian kakinya," katanya.

Menurut dia, selama ini, tersangka sudah melakukan tindak kejahatan curanmor di beberapa lokasi tetapi selalu lolos dari sergapan polisi.

"Tersangka melakukan aksi curanmor milik Teguh Ariwinoto, warga Karang Jompo, Kecamatan Tirto, Akan tetapi aksi kejahatan tersangka ini berakhir setelah polisi membekuk di Jalan Ahmad DAhlan, Kecamatan Tirto," katanya.

Ia mengatakan bahwa saat ini tersangka masih diminta keterangannya oleh polisi dan telah diamankan di Mapolres Kota Pekalongan.

"Akibat perbuatannya, tersangka akan kami jerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," katanya.


http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=69800&utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter#.UJ-Lu46w6fQ

Tuesday, 6 November 2012

Pencuri Pistol Polisi Ditembak


indosiar.com, Pekalongan - (Selasa, 06.11.2012) Pria bernama Heri Purwanto ini sudah sepekan terakhir dikejar petugas Reskrim Polres Pekalongan, Jawa Tengah karena terlibat pencurian di rumah seorang anggota Polres Pekalongan.
Dalam aksinya, Heri tidak hanya membawa kabur barang-barang berharga, tapi juga sepucuk pistol milik korban. Tersangka beraksi bersama dua orang temannya yang saat ini masih buron. Heri sendiri dibekuk ditempat persembunyiannya. Polisi mengaku terpaksa melumpuhkan kaki pria ini, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.
Dari tangan Heri, petugas mendapatkan kembali pistol yang dicuri berikut tiga amunisinya. Sampai Selasa pagi, polisi masih melakukan pengejaran dua teman Heri yang masih buron. (Kuncoro Wijayanto/Sup)

http://www.indosiar.com/patroli/pencuri-pistol-polisi-ditembak_100602.html

Tuesday, 30 October 2012

Mahasiswa Pengedar Ganja Ditembak Polisi


2012-10-29 19:15:59

2012-10-29 19:15:59

PEKALONGAN, PESATNEWS – WW (22), seorang mahasiswa sebuah universitas di
 Pekalongan (Jateng) dilumpuhkan oleh polisi. Warga Kecamatan Karanganyar, Pekalongan ini sempat kabur anggota saat dikejar anggota Satnarkoba Polres Pekalongan di sekitar lapangan sepak bola di Desa Karanggondang, KecamatanKaranganyar. WW diduga sebagai pemakai dan pengedar ganja di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Selain WW, polisi sebelumnya juga menangkap tiga pelajar salah satu SMK di Kajen yang diduga sebagai pemakai ganja, masing-masing DHM
alias Jim (16), warga Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, MNH alias Gampang (17), warga Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, dan AS alias Kampleng (17), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen. Selain itu, seorang tukang kredit yang ditengarai sebagai pemakai dan pengedar barang haram tersebut juga dibekuk,  yakni MLHA alias Kancil (19), warga Desa Kadipaten, Kecamatan Wiradesa.

Kapolres Pekalongan, AKBP Hanif SIK, mengungkapkan, semula pihaknya menangkap tersangka DHM dan MNH di sebuah warung di perempatan
Sibedug, Kajen. Dari tangan kedua pelaku ini, diamankan barang bukti berupa 2 paket daun ganja, 2 linting rokok daun ganja, dan 1 unit sepeda motor Yamaha FIZ R. Kemudian menangkap tersangka AS di lapangan belakang kantor Setda Pemkab Pekalongan. Polisi juga mengamankan barang bukti 1 paket daun ganja, 1 tas punggung, dan 1 unit Supra X 125 warna hitam.

”Ketiga pelajar ini mengaku mendapatkan ganja dari WW. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menggerebek keberadaan WW di Desa Karanggondang,” katanya, Senin (29/10/2012). [yit/pn]

http://m.pesatnews.com/read/2012/10/29/15224/mahasiswa-pengedar-ganja-ditembak-polisi

Saturday, 18 September 2010

Alap-alap motor dibekuk

Friday, 17 September 2010

Image
Foto: Hadi Waluyo.
KAJEN
- Hadiyanto alias Hadi Yusuf alias Ba’I (23), warga Desa Kranji, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat akan ditangkap polisi, semalam. Selain terkenal sebagai alap-alap motor, tersangka juga terlibat dugaan percobaan pemerkosaan dan perampasan handphone. Penangkapan tersangka berawal dari laporan Linda Ambita (18), warga Desa Petukangan, Wiradesa, di Mapolsek Kedungwuni. Korban mengaku, akan diperkosa tersangka di kebun tebu di tepi Jalan Raya Wonopringgo, dan dirampas handphone dan helm miliknya.

Percobaan perkosaan itu sendiri berhasil digagalkan oleh korban, yang melawan dan berhasil kabur dari cengkraman tersangka, sebelum akhirnya ditolong oleh warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser I Polres Pekalongan dipimpin Kanit Buser, Aiptu Agung Bali P, melakukan penyelidikan di lapangan. Pelaku pun berhasil diketemukan tengah nongkrong di daerah Wonopringgo, kemarin petang.

Polisi berusaha menangkap pelaku, namun mencoba melawan sehingga ditembak kakinya. Dari pengembangan, pelaku juga diduga terlibat sejumlah aksi pencurian sepeda motor, di antaranya di Kajen, Kedungwuni, Karangdadap, Talun, dan Wonopringgo.

Hingga semalam, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Satria Vu nopol B 6598 BWB, satu ponsel merk KTouch H899, celana panjang, dan satu buah helm. Sepeda motor tersebut merupakan barang bukti tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan di salah satu rumah di Dukuh Kembang RT 05 RW 02, Desa Sukoyoso, Kecamatan Kajen.

Diburu
Sepeda motor itu raib dari rumah korban pada hari Rabu (6/1), sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku dengan beberapa temannya yang masih diburu masuk ke rumah dengan cara mencongkel pintu samping kiri. Sementara, ponsel, celana panjang, dan helm merupakan barang bukti perampasan, dan percobaan pemerkosaan dengan korban Linda.

Kapolres Pekalongan, AKBP Edy Murbowo SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo, semalam, mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan kasus dugaan perampasan Hp dan percobaan perkosaan dengan korban Linda Ambita di Mapolsek Kedungwuni.

Berdasarkan kejelian penyidik, tersangka diduga juga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian sepeda motor di beberapa tempat, seperti di Kajen, Talun, dan Karangdadap. ’’Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan 368 KUHP tentang perampasan. Kami juga masih terus melakukan pengembangan,’’ terang Kasat Reskrim. haw-die

http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=41435&Itemid=34

Friday, 17 September 2010

Alap-alap motor dibekuk

17 sept 2010

KAJEN - Hadiyanto alias Hadi Yusuf alias Ba’I (23), warga Desa Kranji, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat akan ditangkap polisi, semalam. Selain terkenal sebagai alap-alap motor, tersangka juga terlibat dugaan percobaan pemerkosaan dan perampasan handphone. Penangkapan tersangka berawal dari laporan Linda Ambita (18), warga Desa Petukangan, Wiradesa, di Mapolsek Kedungwuni. Korban mengaku, akan diperkosa tersangka di kebun tebu di tepi Jalan Raya Wonopringgo, dan dirampas handphone dan helm miliknya.

Percobaan perkosaan itu sendiri berhasil digagalkan oleh korban, yang melawan dan berhasil kabur dari cengkraman tersangka, sebelum akhirnya ditolong oleh warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser I Polres Pekalongan dipimpin Kanit Buser, Aiptu Agung Bali P, melakukan penyelidikan di lapangan. Pelaku pun berhasil diketemukan tengah nongkrong di daerah Wonopringgo, kemarin petang.

Polisi berusaha menangkap pelaku, namun mencoba melawan sehingga ditembak kakinya. Dari pengembangan, pelaku juga diduga terlibat sejumlah aksi pencurian sepeda motor, di antaranya di Kajen, Kedungwuni, Karangdadap, Talun, dan Wonopringgo.

Hingga semalam, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Satria Vu nopol B 6598 BWB, satu ponsel merk KTouch H899, celana panjang, dan satu buah helm. Sepeda motor tersebut merupakan barang bukti tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan di salah satu rumah di Dukuh Kembang RT 05 RW 02, Desa Sukoyoso, Kecamatan Kajen.

Diburu 
Sepeda motor itu raib dari rumah korban pada hari Rabu (6/1), sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku dengan beberapa temannya yang masih diburu masuk ke rumah dengan cara mencongkel pintu samping kiri. Sementara, ponsel, celana panjang, dan helm merupakan barang bukti perampasan, dan percobaan pemerkosaan dengan korban Linda.

Kapolres Pekalongan, AKBP Edy Murbowo SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo, semalam, mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan kasus dugaan perampasan Hp dan percobaan perkosaan dengan korban Linda Ambita di Mapolsek Kedungwuni.

Berdasarkan kejelian penyidik, tersangka diduga juga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian sepeda motor di beberapa tempat, seperti di Kajen, Talun, dan Karangdadap. ’’Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan 368 KUHP tentang perampasan. Kami juga masih terus melakukan pengembangan,’’ terang Kasat Reskrim. haw-die