Showing posts with label Indramayu. Show all posts
Showing posts with label Indramayu. Show all posts

Monday, 27 May 2013

Pencuri Mobil di Indramayu Tewas Ditembak Polisi



Minggu, 26 Mei 2013 20:55

CIREBONTODAY (26/05) - Petugas Satreskrim Polres Indramayu, berhasil menembak mati satu dari empat pelaku pencurian Mobil, di dua lokasi berbeda. Tersangka tewas setelah terkena timah panas akibat melawan dan menyerang saat akan diamankan di sebuah lapangan Janggleng tepatnya di Blok Pedati, Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Polisi berhasil mengamankan dua mobil yang dicuri oleh komplotan mereka. 
Tersangka yang tewas itu adalah Daryono (30 tahun), warga Desa Panyindangn Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Dan pelaku lainnya yakni Sug ((50 tahun), warga Desa Pabean udik, Kecamatan Indramayu yang dibekuk petugas Polsek Sukagumiwang. Sedangkan dua pelaku lainnya kabur yang kini sedang diburu polisi. Jasad pelaku oleh polisi dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan proses identifikasi. 
Polisi terpaksa melakukan penembakan terhadap pelaku yang diketahui bernama Daryono itu bermula saat sejumlah anggota Sat-Reskrim Polres Indramayu melakukan pengintaian terhadap aksi para pelaku, Sabtu (25/5) kemarin. Dilokasi yang sudah diketahui, polisi langsung mengawasi dari berbagai penjuru untuk mengintai gerak-geriknya. Tak berapa lama datang sebuah mobil pick up dengan nomor polisi B 9357 UAC warna biru. 
Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Polisi G Pangarso Rahardjo Winarsadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku diduga pencuri spesialis kendaraan roda empat yang sering melakukan aksinya di Indramayu serta wilayah lainnya. Menurut dia, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap pelaku yang diamankan serta masih memburu pelaku yang melarikan diri.
" Barang bukti dan pelakunya sudah kami amankan. Untuk pedalaman, kita masih meminta keterangan beberapa saksi, " jelasnya. (CT-810)
- See more at: http://cirebontoday.com/berita/item/1663-pencuri-mobil-diindramayu-tewas-ditembak-polisi#sthash.lo0kV9Tn.rkG71vjF.dpuf


http://cirebontoday.com/berita/item/1663-pencuri-mobil-diindramayu-tewas-ditembak-polisi#

Monday, 19 July 2010

Empat Kawanan Perampok Ditembak Polisi

INDRAMAYU, (PRLM),- Lima dari empat kawanan perampok yang melakukan perampokan di dua tempat berbeda terpaksa ditembak kakinya oleh petugas satuan Reskrim Polres Indramayu, Senin (19/7) dini hari. Dari dua tempat itu mereka berhasil menggasak uang puluhan juta rupiah. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini mereka mendekan di tahanan mapolres setempat.

Lima kawanan perampok itu, adalah Romi Hutabarat (33), warga Desa Kedawung, Cirebon, Manumpan Bakara (33), warga Cibinong, Bogor, Ahmad Ahalik (30), warga Desa Karangsembung, Kec. Arjawinangun, Cirebon, Parlindungan Manalu (24), warga Kel. Seimati, Kec. Medan Labuan, Medan yang terpaksa ditembak kakinya oleh petugas karena berusaha melawan dan kabur. Namun Asror (38), warga Kemlaka, Tengah Tani, Cirebon menyerah.

Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto, S.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Andry Kurniawan, S.I.K., dan Kanit Jatanras Ipda Rudi Ardiana membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka yang melakukan perampokan di dua tempat berbeda di wilayah hukum Indramayu.

Menurutnya, kawanan ini berhasil ditangkap setelah jajarannya melakukan pendalaman kasus dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Dari informasi itu kami kembangkan dan ternyata mereka sedang berada di sebuah hotel di Cirebon. Mendapatkan informasi berharga, sejumlah petugas Reskrim meluncur ketempat itu dan beberapa saat kemudian melakukan penggrebekan di salah satu kamar hotel. Kedatangan petugas membuat mereka terkejut. Seketika itu kawanan perampok berusaha melarikan diri dan menyerang petugas. Untuk melumpuhkan mereka terpaksa ditembak dan mengenai kaki kiri mereka.

"Kawanan itu melakukan aksinya di gudang minumman di kecamatan Sliyeg dan gudang makanan dan minuman di wilayah kecamatan Sindang. Kerena melawan dan berusaha kabur saat ditangkap, terpaksa untuk melumpuhkan mereka kami tembak kakinya, " kata Nasri.

Dari tangan mereka, petugas mengamanakan barang bukti berupa alat kejahatan yang dipakainya untuk merampok antara lain pistol mainan, golok, linggis, gergaji besi, gunting gembok ukuran besar, tali sumbu kompor, dua obeng besar dan lakban.

"Setiap melakukan aksinya mereka selalu menggunakan pistol mainan jenis revolver. Alat ini yang sering dipakai untuk menakuti korban. Setelah korban menyerah oleh tersangka langsung diikat dengan tali sumbu kompor dan melakban mulut korban. Kemudian mereka menjarah harta benda di lokasi. Bahkan mereka pun tidak segan-segan akan menghabisi nyawa korban jika melakukan perlawanan, " terangnya.

Nasri menambahkan, kawanan perampok ini akan dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (udi/kur)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/118051

Wednesday, 14 July 2010

Ditembak, Geng Indramayu Tak Berkutik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sindikat pencuri mobil yang dikenal sebagai Geng Indramayu tak berkutik saat disergap polisi. Seorang di antaranya ditembak kaki kanannya.

Empat orang dari Geng Indramayu dibekuk aparat Polrestro Jakarta Timur di Jalan Tol Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (13/7/2010) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka adalah Suharno (40), Sartono (37), Hakmadi (41) dan Tarmudi (35). Suharno yang memimpin geng ini ditembak kaki kanannya saat berusaha kabur dalam penyergapan di jalan tol itu.

Kanit Ranmor Polres Jakarta Timur AKP Sugianto mengatakan, Suharno adalah residivis kasus serupa dan telah menjalani hukuman lima tahun penjara. Dia baru saja bebas dari tahanan awal 2010. Terbukti Suharno tidak kapok meski telah mendekam di penjara.

Sugianto mengatakan, saat menelusuri kasus kehilangan mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi B 1366 MI di Jalan Kober, Rawabunga, Jatinegara, beberapa waktu lalu, pihaknya mencurigai kawanan ini. Sugianto kemudian menyebar anggotanya untuk mengintai.

Selasa (13/7/2010), polisi mengikuti kawanan yang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam hernopol E 1227 PH dari Jakarta ke Purwakarta. Ternyata mobil yang mereka gunakan juga hasil curian di salah satu kompleks perumahan di Cipinang, Jakarta Timur.

Di daerah Sadang para bandit itu mengetahui mereka diikuti. Namun, polisi berhasil menyalip dan menghentikan mobil bandit itu. Saat mobil berhenti Suharno justru keluar dan berlari menjauh.

"Terpaksa kakinya yang bertato batik itu kami tembak," ujar Sugianto.

Melihat kawannya terkapar kena tembak, Sartono dan Hakmadi menyerah. Dari keterangan mereka polisi membekuk Tarmudi, warga Serang yang merupakan penadah kendaraan. Di tempat Tarmudi polisi menyita Toyota Avanza silver yang dicuri di Rawabunga.

Menurut Sugianto, anggota geng tersebut memiliki tugas masing-masing saat menjalankan aksinya. Suharno bertugas sebagai pembongkar kunci, Sartono sebagai perusak alarm, dan Hakmadi (41) sebagai pengawas dan memerdayai orang yang mencurigai mereka.

Ada beberapa orang yang masih buron karena mereka biasanya beraksi minimal lima orang. Geng tersebut mengincar mobil-mobil yang terparkir di pinggir jalan di perumahan yang tergolong sepi. Pelaku tinggal di Indramayu dan pergi ke Jakarta hanya umuk mencuri mobil.

Suharno mengaku sekali beraksi mereka menghabiskan uang sekitar Rp 2 juta. Biaya operasional digunakan untuk membeli bensin dan makan selama perjalanan. Dia mengaku terpaksa mencuri untuk menutupi kebutuhan hidup termasuk mengobati neneknya yang sakit diabetes.

Mobil curian dijual paling mahal Rp 40 juta. Namun tak jarang hanya laku Rp 10 juta-Rp 15 juta saja. Uang tersebut lalu dibagi rata. Dia mengaku sudah empat kali mencuri.

Polisi menyita sebuah tang pemotong baja, dua obeng biasa, sebuah kawat pencongkel kabel alarm, tiga kunci T, dan sebuah bor perusak kunci kontak mobil. Selain dua mobil Toyota Avanza yang diamankan juga ada mobil Daihatsu Xenia yang pelat nomornya sudah dicopot. (bum)

http://megapolitan.kompas.com/read/2010/07/14/1043169/Ditembak..Geng.Indramayu.Tak.Berkutik

Monday, 17 May 2010

Diteriaki 'Teroris', 1 Orang Ditembak Polisi di Indramayu

Senin, 17/05/2010 12:30 WIB

Indramayu
- Warga yang berada di Pasar Patrol Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penembakan seorang pelaku yang disebut sebagai teroris. Polisi juga menangkap seorang pria lainnya.

Polisi yang menggunakan mobil berwarna silver berplat nomor Jakarta ini tiba-tiba turun dan langsung menembak seseorang yang sedang menunggu angkutan umum di samping KPC Bank Jabar Patrol, tepatnya di sebelah utara jalan raya menuju Cirebon.

"Pelaku sempat diseret dan diteriaki teroris oleh polisi yang berpakaian seperti di televisi. Kita gak berani mendekat takut ada bom yang meledak," ujar Indah, Warga Patrol yang ditemui
detikcom, Senin (17/05/2010) siang.

Dari informasi yang diperoleh detikcom, selain menembak seorang pelaku tersebut, polisi juga menangkap seorang pelaku lain dengan menodongkan moncong pistol ke wajahnya.

Sementara itu, Polres Indramayu mengaku penangkapan kedua pelaku hanya kasus kriminal biasa. Memang, memang penangkapan ini melibatkan petugas dari Polda Metro Jaya dari Jakarta. Namun Polisi enggan menyebutkan tindak pidana yang dilakukan kedua pelaku.

"Petugas sengaja berteriak teroris khawatir pelaku dihakimi warga. Ini hanya kriminal biasa dan pelaku sudah dibawa ke Jakarta," tegas AKBP Nasri Wiharto, Kapolres Indramayu kepada Wartawan.
(asy/asy)

http://us.detiknews.com/read/2010/05/17/123005/1358408/10/diteriaki-teroris-2-orang-ditembak-polisi-di-indramayu?n991101605