Showing posts with label pt sanex steel. Show all posts
Showing posts with label pt sanex steel. Show all posts

Monday, 20 February 2012

Ditembak Polisi, Jhon Kei Ngadu Ke Propam


Senin, 20 Februari 2012 , 13:12:00


JAKARTA - Tersangka dugaan pembunuhan direktur PT Sanex Steel Indonesia, Jhon Refra alias Jhon Kei mengadukan dugaan pelanggaran aturan terkait penangkapan dirinya ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes  Polri. Pengaduan ini secara resmi dilayangkan kuasa hukum John Kei, Alam P Simamora dan Djamaluin Koedoeboen bersama istri John Kei, Yulianti Refra.

"Dalam laporan itu masalah kemanusisaan lah ya, soalnya Ibu Yulianti merasa keberatan suaminya, diperlakukan tidak manusiawi. Ditangkap dan ditembak itu saja," ujar Alam P Simamora di Mabes Polri Jakarta, Senin (20/2).

Pada kesempatan itu mereka yang dilaporkan ke Div Propam adalah Kasat Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Heri Heriawan dan Kompol Novianto, Kanit Empat Jatanras Polda Metro Jaya.

Sebelumnya Yulianti dan pengacara suaminya mendatangi Mabes Polri Minggu (19/2) untuk melaporkan tindakan penembakan yang diterima suaminya dalam penangkapan akhir pekan kemarin.

"Kemarin kan kita datang ke sini, karena hari Minggu kan libur. Kita mendampingi istri untuk melaporkan tentang penangkapan kemarin yang menurut kami kurang prosedural, kenapa harus ada penembakan dan segala macam, tambah, Djamaludin Koedoeboen.

Seperti diberitakan sebelumnya John Kei ditangkap di Hotel C"One, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (18/2). Penangkapan ini atas dugaan keterlibatannya  dalam kasus pembunuhan pimpinan  PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono, di Swiss Belhotel  (26/1) lalu.

Kini keluarga Jhon Kei mempermasalahkan langkah polisi yang menembak kaki kanan John Kei saat penangkapan itu.(zul/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2012/02/20/117949/Ditembak-Polisi,-Jhon-Kei-Ngadu-Ke-Propam-

Saturday, 18 February 2012

Ditangkap, John Kei Ditembak Polisi di Kaki


John Key
Jakarta Polisi menangkap John Kei, salah satu tokoh pemuda yang disegani di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur. John Kei mengalami luka tembak di kaki karena melawan saat ditangkap petugas.

Pantauan detikcom di ruang Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Jumat (17/2/2012), John Kei mendapat luka tembak di betis kanannya. Ia tampak meringis kesakitan.

John Kei mendapat perawatan di Bidokkes Polda Metro Jaya sejak ditangkap. Tidak tampak kegarangan lagi di wajahnya saat itu. Borgol pun masih melingkari kedua lengannya. Sekitar pukul 22.00 WIB, John Kei dikirim ke RS Polri Kramat Jati.

Ia memakai kaus berwarna biru dan celana jeans biru saat itu. Kausnya yang tersingkap memperlihatkan tato di sekujur tubuhnya. 1 Truk Brimob mengawal John Kei menuju RS Polri. Bukan hanya itu saja, ada 8 iring-iringan kendaraan yang membawa pria asal Indonesia Timur itu ke rumah sakit.

Pengacara John Kei, Taufik Candra yang ditemui di lokasi hanya berkomentar singkat soal nasib kliennya ini. "Kita obati dulu saja," tambah Taufik.

Ia juga tidak mengetahui apakah John Kei ditangkap terkait pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono, bos PT Sanex Steel yang tewas di Swiss-Belhotel beberapa waktu lalu.

http://us.news.detik.com/read/2012/02/17/223304/1845600/10/ditangkap-john-key-ditembak-polisi-di-kaki

John Kei Ditembak supaya Tak Lepas Lagi




TRIBUNNEWS/SRIHANDRIATMO MALAUJohn Kei, saat dibawa ke ruang rontgen di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (18/2/2012)

Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Minggu, 19 Februari 2012 | 06:50 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Polisi beralasan penembakan John Kei pada saat penyergapan di Hotel C'One Pulomas, Jakarta Timur, bertujuan supaya terduga kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia tersebut tidak lepas lagi. Dijelaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya saat penyergapan, John Kei berusaha untuk melarikan diri, sampai akhirnya polisi memberikan hadiah timah panas di kaki kanan John Kei.

"Saat itu ada perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri, sehingga kita tembak supaya yang menjadi sasaran itu tidak lepas lagi," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (18/2/2012).

Bukan hanya itu, untuk menangkap John Kei pun polisi menggunakan pasukan yang banyak guna meredam anak buah John yang berada di lingkungan Hotel C'One.

"Saat melakukan penangkapan, kita melihat kondisi calon yang akan ditangkap terlebih dahulu. Kita sengaja menurunkan sejumlah personel untuk mengantisipasi kalau ada perlawanan, sehingga kita sesuaikan, karena di tempat penangkapan ada cukup banyak rekan-rekan JK (John Kei)," ungkapnya.

John Kei terpaksa dilumpuhkan karena saat disergap dia akan melarikan diri. John ditangkap terkait kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono, di Swiss Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 26 Januari 2012. (Adi Suhendi)


http://megapolitan.kompas.com/read/2012/02/19/06503182/John.Kei.Ditembak.supaya.Tak.Lepas.Lagi