Showing posts with label pencuri rumah polisi. Show all posts
Showing posts with label pencuri rumah polisi. Show all posts

Saturday, 11 August 2012

Selonong Boy di Rumah Polisi, Ditembak

Minggu, 29 Juli 2012



PONTIANAK – Mencuri di rumah polisi, Hn, 19, warga Jalan HR A Rahman, Gang Husada Nomor 2A Pontianak Kota dilumpuhkan menggunakan timah panas, Sabtu (28/7) pagi.
Ketika melakukan aksinya, pelaku selonong boy itu kepergok pemilik rumah yang juga anggota polisi. Ketika hendak ditangkap, Hn mengeluarkan senjata tajam dan melakukan perlawanan. Akibatnya, lengan kanan dan kaki pemilik rumah luka dibeset pisau.
Kasat Reskrim Mapolresta Pontianak Kompol Puji Prayitno SIK mengatakan Hn ditangkap ketika menyelinap masuk ke rumah salah seorang anggota polisi di Sungai Raya Dalam. Aksinya kepergok pemilik rumah. Hn sempat kabur dan dikejar pemilik rumah.
Hn membawa pisau ukuran 25 cm. Dia membawa kabur barang-barang dompet, sandal, dan sepatu. Ketika dikejar pemilik rumah, Hn melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya.
“Kemudian Hn digelandang ke Mapolresta Pontianak berikut barang bukti dan sepeda motor Yamaha Mio Soul KB 5323 AB serta pisau. Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tegas Puji. (sul)

http://www.equator-news.com/patroli/20120729/selonong-boy-di-rumah-polisi-ditembak#.UCPsxR50X5M.twitter

Wednesday, 4 January 2012

Tim Gabungan Polda Sulselbar Ringkus Perampok Rumah Polisi


Rabu, 04/01/2012 11:12 WIB

Kanit Opsnal Ditreskrim Polda Sulsel, Kompol Muh Yadin, yang dihubungi detikcom menyebutkan timnya pertama kali menangkap pelaku bernama Tulla (32 tahun), sekitar pukul 1.30 Wita, Rabu dinihari tadi (4/1/2012), di kampung Billa, Desa Damai, Kec. Tanralili, Kab. Maros.

Setelah polisi melakukan pengembangan, timnya kemudian berusaha menangkap Agus (35 tahun), warga Jalan Abubakar Lambogo, Makassar, sekitar pukul 03.00 Wita dinihari tadi.

Saat berusaha ditangkap Agus mencoba melarikan diri dengan menjebol dinding rumah panggung milik keluarganya. Agus yang tak mau mengindahkan tembakan peringatan polisi, akhirnya dihadiahi tiga butir timah panas yang menembus paha dan lututnya.

"Agus terpaksa diberi tindakan tegas karena berupaya lari, dua tembakan petugas mengenai paha dan satunya lagi di lutut, tulang pahanya mengalami patah, sekarang dia dirawat di RS Bhayangkara Polda Sulselbar," ujar Yadin.

Setelah berhasil membekuk dua pelaku, polisi kembali mencari pelaku lainnya. Pada pukul 05.00 Wita subuh tadi, tim gabungan kembali menangkap pelaku bernama Rudi alias Adrianto (19 tahun), yang terhitung masih pelajar SMA, di sekitar pantai Topejawa, Desa Lamankia, Kab. Takalar. Dari identitasnya, Rudi merupakan warga jalan Maccini Gusung, Makassar.

(mna/anw)

http://us.detiknews.com/read/2012/01/04/111216/1806247/10/tim-gabungan-polda-sulselbar-ringkus-perampok-rumah-polisi

Wednesday, 28 December 2011

Perampok Ditembak Mati


KAMIS, 29-12-2011

Beraksi di Rumah Polisi
MAKASSAR, UPEKS-- Irvan alias Herman (32) warga BTN Pebabri Blok B 12/14 Kel Sudiang meninggal dunia setelah terkena tembakan sebanyak tiga kali.
Saat itu, lelaki tersebut mencoba melakukan perampokan disalah satu rumah oknum kepolisian, Briptu Abdullah yang bertugas anggota Intelkam Polres Gowa di Kompleks Villa Mutiara Klaster Elok Jl Ir Sutami, Rabu (28/12) dini hari.
Sebelum terjadi penembakan, dua orang pelaku masuk dalam rumah korban melalui jendela dilantai dua.
Saat itu kamar yang ditempati tidur, tidak terkunci akhirnya pelaku langsung masuk dalam kamar dan mengancam korban.
Selanjutnya, korban yang mengetahui ada orang masuk dalam kamarnya, dia terbangun dan melihat pelaku melakukan aksinya dengan mengacak-acak lemari.
Menurut korban, saat kedua pelaku masuk dalam kamar, korban tidur bersama istrinya, Syarifa Atika dan dua orang anak, Mira (1), Zena (3) dan mertua perempuannya.
Saat itu, korban bangun dan melihat pelaku berada dalam kamar. Namun, pelaku langsung mengancam korban menggunakan badik dengan mengatakan, kalau goyang saya bunuh semua dengan keluarganya.
“Saat saya melihat pelaku masuk dalam kamar saya langsung bangun, tapi dia malah mengancam kalau bergerak mereka mau bunuh kami sekeluarga,'' kata Abdullah saat ditemui di RS Bayangkara.
Ketika korban diancam, dia mempersilahkan mengambil semua barang berharga yang dimilikinya. Namun saat pelaku akan mengambil tas istri korban yang digantung, badik pelaku disisipkan di pinggang.
Korban yang melihat pelaku sisipkan badik, dia langsung melompati pelaku akhirnya terjadi pertengkaran.
Buntutnya, korban ditikam bagian perut, dada, pipi kiri dan alis.
Selain itu, kedua jempol tangan nyaris putus. Sehingga korban membela diri dengan cara menembak pelaku tiga kali menggunakan pistol jenis Revolver. Buntutnya, pelaku roboh dan meninggal seketika.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Mursalim dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu masih dalam pengusutan.
http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=78200

Mencuri di Rumah Polisi, Irfan Tewas Ditembak


Metropolitan - Rabu, 28 Desember 2011 | 15:31 WIB


INILAH.COM, Makassar - Irfan (32) warga BTN Pepabri, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya tewas tertembak setelah kepergok mencuri di rumah Briptu Andi Abdullah di kompleks Villa Mutiara Jalan Ir Sutami Baddoka, Kota Makassar, Selasa (28/12/2011) dini hari.

Dari data yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Selasa dini hari, sekitar pukul 01. 30 WITA. Saat itu pelaku bersama seorang rekannya, masuk ke dalam rumah dengan cara menrusak kunci jendela belakang.

Pelaku yang membawa senjata tajam, kemudian masuk ke dalam kamar Briptu Andi Abdullah, yang merupakan anggota Intelkam Polres Gowa. Dari kamar tersebut, para pelaku mengambil satu unit laptop dan sejumlah perhiasan milik istri Briptu Andi.

Namun saat para pelaku masih beraksi di ruang lain di dalam rumah, Briptu Andi terbangun. Melihat Andi dan istrinya terbangun, kedua pelaku pencurian langsung menyerang anggota polisi dan istrinya tersebut.

Irfan menggunakan senjata tajam, kemudian melukai korban. Karena terdesak, korban kemudian mengambil senjata api. Awalnya Briptu Andi mengaku hanya hendak melumpuhkan tersangka. Namun ternyata tembakannya mengenai dada pelaku.

Irfan pun tewas tertembak, sementara rekan pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa hasil curian. Setelah itu Briptu Andi lansung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan intensif akibat luka tusuk pada bagian perut kiri, tangan kiri dan pipi kiri.

Isteri korban Syarifah Atika juga harus dilarikan ke rumah sakit, terluka akibat luka tusuk pada bagian kemaluan dan tangan kiri. Kapolsek Biringkanaya, Kompol Mursalim mengatakan pelaku berjuah dua orang dan membawa badik. Senjata itu ditemukan di rumah korban. Dia menambahkan identitas rekan pelaku sudah diketahui.

"Kita sudah mengantongi nama pelaku lainnya yang lari. Kita sudah melakukan pengejaran," ucap Mursalim.[bay]
http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1812641/mencuri-di-rumah-polisi-irfan-tewas-ditembak