Sunday, 14 July 2013
Thursday, 27 October 2011
Bubarkan Perjudian, Anggota TNI Lepaskan Tembakan
TEMPO Interaktif, Jakarta - Seorang anggota TNI melepaskan tembakan untuk menghindar dari amukan massa. Insiden ini terjadi di Jalan Delman Utara RT 9 RW 12, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 26 Oktober 2011. Saat itu anggota TNI yang bernama Pratu Rachmat Sidiq tengah membubarkan sekelompok warga yang sedang berjudi.
"Belum diketahui apakah ada yang tertembak atau tidak," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan melalui telepon. Menurut Budi, dia belum mendapat laporan tentang adanya korban dalam insiden itu.
Budi mengatakan pemeriksaan terhadap Rachmat dan rekannya yang bernama Zulfan saat ini diserahkan kepada Komando Distrik Militer Jakarta Selatan. Selain dua orang itu, kata Budi, ada dua kawan Rachmat yang juga ikut membubarkan praktie perjudian tadi. "Kami belum memastikan apakah tiga rekan Rachmat ini anggota TNI atau bukan,” katanya.
Polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan itu diketahui insiden berawal dari kedatangan Rachmat dan tiga rekannya. Mereka bermaksud membubarkan perjudian yang dilakukan sekelompok warga. “Warga tidak terima kemudian memanggil warga lainnya untuk menyerang Rachmat dan rekan-rekannya,” kata Budi.
Polisi sudah menyita barang bukti berupa satu selonsong peluru kaliber 46 dari pistol jenis FN, satu magazin airsofgun, dan satu unit mobil Daihatsu Xenia B 1874 TKV warna hitam.
ARIE FIRDAUS
http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2011/10/26/brk,20111026-363359,id.html
Tuesday, 26 July 2011
Polisi Tangkap 10 Penjudi Sabung Ayam
indosiar.com, Lamongan - Kepolisian Resor Lamongan, Jawa Timur, Minggu (24/07/11) malam menggerebek judi sabung ayam di dua lokasi sekaligus. Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan 13 orang dan tiga diantaranya merupakan anggota TNI. Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan 21 ekor ayam dan 40 sepeda motor.
Petugas Polres Lamongan, Jawa Timur, Minggu malam menggrebek judi sabung ayam di dua lokasi di Desa Beru Kecamatan Sarirejo, Lamongan, Jawa Timur. Hasilnya 13 orang dan tiga diantaranya merupakan anggota TNI, diamankan petugas di Mapolres Lamongan. Para pelaku ini kedapatan melakukan perjudian sabung ayam yang bernilai puluhan juta rupiah. Bahkan salah seorang pelaku terpaksa ditembak petugas pada bagian kaki karena berusaha melawan petugas saat digerebek.
Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 21 ayam dan 40 kendaraan sepeda motor milik pelaku. Menurut polisi penggerebekan judi sabung ayam ini sudah menjadi target operasi mereka.
Para pelaku ini dikenai pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Sedangkan petugas juga masih memburu para pelaku lain yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan tersebut. (Safari Ranuwijaya/Sup)
http://www.indosiar.com/patroli/91492/polisi-tangkap-10-penjudi-sabung-ayam
Thursday, 28 April 2011
Keluarga Korban Penembakan Tuntut Ganti Rugi Rp 1 Miliar per Kepala
TEMPO Interaktif, Jakarta -Jayapura - Keluarga korban penembakan kasus Moenamani, Kabupaten Dogiyai, Papua, minta Polda Papua membayar ganti rugi Rp 1 miliar per kepala. Kasus penembakan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian pada 13 April lalu itu menewaskan 2 warga, yaitu Dominikus Auwe dan Aloysius Waine. “Dua keponakan saya ditembak tanpa ada peringatan," ujar Markus Waine, paman kedua pelaku yang diduga penjudi itu, Rabu (27/4).
Dominokus Auwe mengalami luka tembak di bagian dada dan kepala. Sedangkan Aloysius Waine menderita luka tembak di dada tembus punggung. Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua-Indonesia menuntut Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Bekto Suprapto mencopot anak buahnya yang bertindak brutal menembaki warga.Selain menuntut uang ganti rugi, pihak keluarga juga minta kepolisian menghukum penembak. “Walaupun dalam adat kami berlaku utang kepala harus dibayar kepala, tapi ini belum menyelesaikan masalah. Kami ingin pelaku ditindak seberat-beratnya. Menghilangkan nyawa orang termasuk pelanggaran HAM,” katanya.
"Ada pembiaran penjualan judi togel di daerah itu. Apalagi terdapat dugaan kuat bahwa praktek judi dibekingi polisi," ujar Markus di Jayapura. Asosiasi mahasiswa juga minta Pemerintah Daerah Papua dan DPRD membuat peraturan daerah larangan perjudian dan peredaran minuman keras. “Paling lambat bulan Mei draf peraturan harus sudah disusun dan dibahas di Dewan," ujar Markus lagi.
CUNDING LEVI
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2011/04/27/brk,20110427-330324,id.html
