Tuesday, 23 April 2013
Dua Perampok Tewas Ditembak Polisi
Monday, 8 April 2013
Dua Pencuri Spesialis Pecah Kaca Ditembak Polisi
"Keduanya berusaha melarikan diri saat disergap petugas," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Hermawan di Jakarta, Senin.
Hermawan mengatakan kedua pelaku, yakni Purnawan Setia alias Piyar (26) dan Sehelman alias Bule (22) termasuk sindikat pencurian spesialis mengambil barang di dalam mobil dengan modus pecah kaca, karena telah beraksi lebih dari 40 kali.
Kedua tersangka biasa beroperasi di Depok, Jawa Barat dan Jakarta, seperti Kebayoran Lama, Lebak Bulus, Kemang, Mampang Prapatan, Pejaten, Cinere, Jagakarsa, Cibubur, Kebon Jeruk, serta Bintaro, Tangerang.
Petugas kepolisian menangkap Piyar dan Bule berdasarkan laporan dari korbanm Achmad Irfani (40) yang kehilangan tas berisi "Ipad" yang disimpan di dalam mobilnya di parkir di Jalan Duta Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, kemudian petugas menangkap kedua pelaku.
Tuesday, 26 March 2013
Dua Perampok Tewas Ditembak Polisi di Cilandak, Jakarta Selatan
http://www.youtube.com/watch?v=Z3IK9TpJeEA&noredirect=1
Thursday, 24 May 2012
Komplotan Pencuri Motor Didor Polisi, 2 Pucuk Pistol Disita
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, para pelaku telah melakukan pencurian motor di 60 lokasi. Terakhir, mereka melakukan aksinya di depan Warteg di Jalan H Barong I Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (6/5) lalu.
"Pelaku melakukan aksinya dengan cara mencari sasaran kendaraan roda dua yang diparkir dan ditinggal pemilik di parkiran dengan mempersiapkan, menggunkan motor berbagai jenis dan kunci kontak khusus serta senjata api," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/5/2012).
Empat tersangka dari komplotan ini yang ditangkap masing-masing berinisial RN, AN dan KR yang merupakan eksekutor serta SL yang merupakan penadah. Dari keempat tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 2 pucuk senjata api jenis revolver rakitan berikut 8 butir peluru serta 3 unit motor hasil kejahatan.
Sementara itu, Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, para pelaku mendapatkan senjata api tersebut dari tersangka SL. "SL ini penyedia senjata api. SL mendapatkan senjata api tersebut dari orang lain," kata Herry.
SL ditangkap di Jampang Surade, Sukabumi pada tanggal 6 Mei lalu. SL ditembak karena berupaya melarikan diri dari kejaran petugas. "Dia juga berusaha melawan petugas," katanya.
Herry mengungkapkan, ketiga eksekutor merupakan satu kelompok dengan pelaku penembakan wartawan senior TVRI, Djulie Elfano. Dalam aksinya, para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.
"Mereka ini kelompok Lampung. Dikenal sebagai kelompok yang tidak segan melukai korbannya bila korban melakukan perlawanan," ujarnya.
Dalam aksinya itu, para pelaku menggunakan motor. Satu orang sebagai joki dan satu lainnya sebagai pemetik (eksekutor yang mencuri motor).
"Mereka hanya butuh waktu sekian detik untuk mencongkel kunci kontak motor," imbuhnya.
Setelah berhasil mencuri, pelaku kemudian mengoper motor hasil curian tersebut ke pelku lainnya di tempat berbeda. "Kemudian nanti ada kurir SL yang mengambil motor tersebut," imbuhnya.
Kepada SL, para pelaku menjual motor hasil curian itu dengan harga yang relatif miring. "Dijual antara Rp 1,5-1,8 juta," pungkasnya.
(mei/mad)
http://news.detik.com/read/2012/05/23/200724/1923220/10/komplotan-pencuri-motor-didor-polisi-2-pucuk-pistol-disita?9922022
Sunday, 29 May 2011
Ancam dengan Golok, Pencuri Mobil Ditembak Polisi
REPUBLIKA.CO.ID, CILANDAK-- Polisi terpaksa menembak pelaku pencurian mobil di sekitar gerbang tol Cilandak, Jakarta Selatan. Tindakan pencuri yang melarikan diri dianggap membahayakan warga sekitar.
Kepala Polres Jakarta Pusat Kombes Hamidin mengatakan, penembakan sudah dilakukan sesuai prosedur. Sebelumnya, katanya, polisi sempat melakukan tiga tembakan peringatan. Namun, tidak dihiraukan. "Pelaku sudah membahayakan orang lain," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (24/5).
Menurut Hamidin, peluru mengenai perut bagian atas pelaku berinisial DD ini. Sebelumnya, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Sunarto mengatakan, pelaku tertembak di bagian paha dan pantat sebelah kiri. Penembakan terjadi sekitar pukul 12.00.
Saat di depan gerbang tol Cilandak, kata Hamidin, DD menghentikan mobilnya. Saat turun, kata dia, DD kemudian mengeluarkan dan mengacungkan golok pada petugas.
Saat itu petugas kemudian menembak DD, karena dianggap mengancam. Petugas, katanya, berniat menyasar kaki DD untuk melumpuhkannya. "Namun karena keadaan gelap, dan mengancam, peluru mengenai perut," katanya.
Hamidin mengatakan, saat melarikan diri, mobil Avanza yang dikendarai DD sempat menabrak mobil polisi. DD juga, katanya, sempat menabrak motor yang terparkir di sekitar Condet, Jakarta Timur. "Petugas dan warga juga ada yang terserempet," katanya.
Aksi pengejaran ini, bermula dari laporan yang diterima polisi sekitar pukul 07.40. Mobil Avanza hitam bernomor B 1813 PFZ dicuri di rumah korban kawasan Kramat Jati, Senen, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, pemilik mobil Siti Zuhariah telah memasang alat GPS di mobilnya. Hal ini, kata Hamidin, membantu polisi untuk mengetahui keberadaan pelaku pencurian. Menurutnya, satu tim bertugas memantau posisi mobil. "Tim lain melakukan pengejaran," katanya.
Hamidin mengatakan, mobil sempat diketahui berada di sekitar Condet, Jakarta Timur. Saat itu, katanya, DD sempat memberhentikan mobil dan mengangkat tangan. "Tapi tidak turun," kata Hamidin.
Saat didekati petugas, DD malah menancap gas dan masuk menuju tol TB Simatupang. Menurut Hamidin, baru di depan gerbang tol Cilandak, polisi akhirnya bisa menghentikan DD.
Karena mengancam, DD kemudian ditembak. Petugas, katanya, kemudian membawa DD ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Namun, DD meninggal di perjalanan.
Akibat aksi kabur DD, mobil Avanza mengalami lecet di bagian samping kiri dan kanan. Di bagian kiri, lecet dari pintu depan hingga bagian belakang. Kaca depan, tengah dan kaca di bagian supir pun pecah.
Dalam pengejaran ini, kepolisian Jakarta Pusat bekerja sama dengan kepolisian Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Menurut Hamidin, polisi masih mengembangkan kasus ini. Menurutnya, masih ada lima kasus pencurian serupa selama bulan ini.
Tuesday, 24 May 2011
Kabur, Pencuri Mobil Ditembak Polisi
TEMPO Interaktif, Jakarta - Polisi menembak pelaku pencurian mobil Toyota Avanza di simpang Trakindo, Cilandak, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.00. "Pelaku kabur jadi dikejar," kata Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin saat dihubungi, Selasa, 24 Mei 2011.
Mobil hitam bernomor polisi B 1813 PFZ itu dicuri dari rumah Siti Juariah di Jalan Kramat VII RT 07 RW 01 Kenari, Senen, Jakarta Pusat, pukul 03.00 dini hari tadi. Siti lantas melapor ke Polres Jakarta Pusat. "Karena mobil itu dipasangi GPS, kami lacak posisinya dari GPS," ujar Hamidin. Polisi pun mengetahui keberadaan mobil tersebut di Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur.
Di sana, pelaku sempat menghalang-halangi polisi sebelum akhirnya kabur ke Tol TB Simatupang-Pondok Indah. Polisi masih terus mengejar hingga mobil keluar di pintu Cilandak dan menembak ke arah mobil tersebut.
Menurut Kepala Kepolisian Sektor Pasar Minggu Komisaris Sunarto, pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. "Saya belum tahu dia terluka atau meninggal dunia," ujarnya. Ia mengatakan pelaku tertembak di paha dan bokong sebelah kiri. Sementara, mobil curian itu kini dititipkan di Pos Polisi Ampera.
PUTI NOVIYANDA
