Showing posts with label watampone. Show all posts
Showing posts with label watampone. Show all posts

Tuesday, 6 December 2011

Pencuri Hewan Ternak di Bone Ditembak


Tribun Timur - Minggu, 4 Desember 2011 13:34 WITA


WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bone menyidik tiga pelaku pencurian hewan. Satu diantara pelaku terpaksa dihadiahi timah panas lantaran berusaha melarikan diri saat hendak dibekuk polisi.

Diketahui pelaku bernama Juma (20) warga Kecamatan Labissa, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone. Pelaku ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bone sejak April lalu. Pelaku dibekuk di Termina Calaccu, Kabupaten Wajo. Saat dibekuk di atas sebuah mobil rental Avanza berpelat 990 QA, dua rekannya

Ridwan Kamar (29) dan Andi Ono Bin Onta (28) warga Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, juga turut digelandang ke Mapolres Bone untuk diperiksa. Namun kedua rekan pelaku belum diketahui keterlibatannya pada setiap aksi Juma.

"Pelaku juga merupakan pelaku penodongan di perbatasan Bone-Wajo dan Bone-Makassar yang tidak segan-segan melukai korbannya, " ujar Wakil Kepala Kepolisian Resort Bone Kompol Ucok L Silalahi, Minggu (4/12/2011)

Ia juga menyebutkan bahwa pelaku merupakan pencuri ternak antar kabupaten dan  membawa senjata jenis api saat beraksi. Pada tiap aksinya,  pelaku diketahui tidak sendiri. Terkadang pelaku berenam dengan menggunakan sepeda motor.

Pelaku ini mulai tercium oleh polisi pada bulan April lalu. Setelah diselidiki, pada bulan Agustus lalu pelaku kemudian sempat dikejar namun berhasil meloloskan diri setelah terlibat baku tembak dengan pihak Kepolisian Bone.

Saat hendak dibekuk di Terminal Calaccu, korban kemudian berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata tajam dan berusaha meloloskan diri. Pihak Kepolisian yang tidak mau lagi kehilangan pelaku yang disebut-sebut spesialis pencurian ternak ini kemudian melepaskan tembakan peringatan dan akhirnya melumpuhkn pelaku dengan timah panas. Pelaku kemudian terjatuh dengan dua  luka tembak di bagian paha kiri dan satu di bagian paha kanan.

"Kami masih mengejar sejumlah pelaku lainnya yang terlibat pada aksi Juma," tegas Ucok.

Ia juga menyarankan agar masyarakat selalu waspada dengan selalu memantau hewan ternaknya atau memberi tanda sehingga dapat dikenali. Ia juga menambahkan agar pengguna jalan antar kabupaten tidak sendiri dalam berkendara dan tidak  mudah percaya dengan penumpang yang meminta tumpangan di jalur sepi. (*/tribun-timur.com)

Penulis : Mahyuddin
Editor : Muh. Irham

http://makassar.tribunnews.com/2011/12/04/pencuri-hewan-ternak-di-bone-ditembak

Saturday, 20 August 2011

Perampok Nasabah Bank Ditembak

WATAMPONE– Sebuah aksi perampokan nasabah bank di Kota Watampone berhasil digagalkan polisi, kemarin. Empat perampok ditangkap Tim Buru Sergap Polres Bone sesaat setelah menjalankan aksinya.

Aksi perampokan ini menimpa seorang nasabah Bank BRI Cabang Watampone bernama Suryani. Uang korban sebanyak Rp45 juta berhasil digasak perampok saat dia memarkir sepeda motornya di Jalan Mangga,sekitar 500 meter dari bank. Dalam aksinya, keempat perampok membagi tugas. Seorang perampok bernama Sapri berpura-pura sebagai wartawan masuk ke bank pada pukul 10.30, untuk mengintai korban.

Tiga rekannya menunggu di luar.Pelaku yang bertindak sebagai eksekutor adalah Anwar.Dia beraksi saat calon korban keluar dari bank seusai mengambil uang. Pelaku lalu mengikuti korban ke jalan raya sambil menunggu momen yang tepat menjalankan aksinya. Pelaku mulai beraksi saat korban singgah mengisi pulsa ponsel di Jalan Mangga. Dia mengambil uang di jok motor milik korban yang terparkir.

Setelah berhasil, uang Rp45 juta tersebut langsung diberikan kepada Sapri yang menunggu di dalam mobil. Sementara itu, pelaku lain, Rani dan Surjadi, yang juga berada di dalam mobil, berusaha menghalangi korban. Namun, nahas bagi kawanan perampok ini.Aksi mereka kali ini tidak berjalan lancar.

Rupanya polisi yang berpakaian preman telah mencurigai gerak-gerik mereka saat masih berada di dalam bank. Komplotan ini memang sudah menjadi target polisi karena sebelumnya pernah menjalankan aksi yang sama di Watampone. Polisi menguntit pelaku saat mereka mengikuti korban keluar dari bank. Saat pelaku beraksi di Jalan Mangga, saat itu pula polisi langsung menyergap.

Rani dan Surjadi ditangkap di Jalan Mangga. Sapri dan Anwar ditangkap di Jalan Biru saat berusaha melarikan diri. Sapri bahkan diterjang timah panas di bagian bawah punggungnya karena tidak menghiraukan peringatan polisi. Akibat luka yang diderita, Sapri dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar karena peluru masih bersarang di tubuhnya.

Menurut Wakil Direktur Rumah Sakit Tenriawaru Watampone Andi Aminah Yusuf, proyektil yang bersarang di tubuh korban sulit dikeluarkan. “Kami rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Nanti di sana pelurunya baru dikeluarkan,”kata dia. Tiga pelaku lain kini ditahan di Polsek Tanete Riattang.

Kasat Reskrim Trihanto Nugroho mengatakan, pelaku adalah jaringan spesial perampok nasabah bank. Kasat Reskrim Polres Bone AKP Trihanto Nugroho mengatakan, keempat pelaku bernama Anwar,35,Suriadi,24,Rani, 26, dan Muhammad Sapri, 30. Saat beraksi, pelaku menggunakan sepeda motor Mio dengan nomor polisi DD 3587 OI dan mobil Avanza perak bernomor polisi DD 777 JO. Barang bukti kendaraan tersebut sudah diamankan di Polsek Tanete Riattang.

Selain kendaraan, uang milik korban Rp2 juta berhasil diamankan anggota Buser. Sisanya belum ditemukan karena perampok diduga membuangnya ke sungai saat dikejar petugas. Di depan polisi, para tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi di Bone.Pada 26 Juli 2011,mereka juga merampok Sunandar, 37, yang baru saja mengambil uang Rp45 juta di Bank BNI Jalan Ahmad Yani, Watampone. Waktu itu,kaca mobil yang diparkir korban dihancurkan pelaku untuk mengambil uang di mobil. Seputar Indonesia-yos naiobe

http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3044:perampok-nasabah-bank-ditembak&catid=44:info-terkini&Itemid=139

Wednesday, 8 June 2011

Pelaku Penembakan Polisi Berpangkat Briptu

Tribun Timur - Selasa, 7 Juni 2011 16:37 WITA

WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM -- Belum sampai 12 jam pasca laporan warga, polisi berhasil mengungkap kasus penembakan rumah seorang kakek di Jl. Pendidikan, Desa Gareccing, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulsel.

Pelaku ternyata seorang anggota Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Bone Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polsek Tonro.

Polisi berpangkat Briptu dengan nama Syamsu Alam diduga mabuk saat melepaskan tembakan.

Kapolres Bone, AKBP Zarialdi, mengatakan pelaku telah diamankan ke Polres Bone untuk dimintai keterangan. Propam juga telah menyita senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak.

Sebelumnya, rumah seorang warga di Kecamatan Tonra ditembaki orang tak dikenal Selasa dinihari sekitar pukul 01.00 wita.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi persis di depan Masjid Al. Mujahidin Tonra. Saat terjadi penembakan, penghuni rumah tengah tertidur di dalam kamar.

Tidak seorangpun penghuni rumah di sekitar tempat kejadian perkara berani keluar rumah.

Warga baru melapor ke kantor polisi terdekat sekitar pukul 06.00 wita sesaat setelah penghuni rumah yang ditembaki menemukan proyektil peluru bersarang di dinding ruang tengah rumahnya.

Meski tidak ada korban, kejadian itu sempat membuat warga sekitar resah. mereka khawatir menjadi sasaran penembakan yang belakangan ini sering terjadi.(*)

http://makassar.tribunnews.com/2011/06/07/pelaku-penembakan-polisi-berpangkat-briptu