Showing posts with label diembak mati. Show all posts
Showing posts with label diembak mati. Show all posts

Monday, 1 April 2013

Satu Perampok di Ciracas Tewas Ditembak Polisi


Tribunnews.com - Minggu, 3 Maret 2013 23:42 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi kembali meringkus tiga anggota komplotan curanmor di Jalan Tanah Merdeka IV RT 06/04, Kelurahan Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (25/2/2013) sekitar pukul 04.10 WIB.
"Tiga pelaku dibekuk di kawasan Senayan, setelah dikejar dari kawasan Ciawi, Jawa Barat. Satu orang atas nama Yusuf terpaksa dilumpuhkan dan meninggal dunia," ujar Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan, dalam pesan singkat yang diterima Tribunnews.com, Minggu (3/3/2013).
Herry menuturkan, saat ini jenazah Yusuf berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sementara, dua pelaku lain masih dibawa tim untuk pengembangan. Saat ditanya mengenai peran dan inisial dua pelaku lain, Herry enggan menjelaskan secara rinci.
"Besok saja, Senin (4/3/2013) akan dirilis," ucapnya.
Komplotan terdiri dari Dani yang melengkapi diri dengan senjata tajam, ditangkap warga saat kejadian.
Lalu, R dan T berperan sebagai penadah, dan Yusuf, yang terpaksa dilumpuhkan dan meninggal dunia. Ada dua orang lagi yang saat ini masih dibawa petugas untuk pengembangan.
Namun, hingga kini aktor perampokan, yakni AD, pelaku yang melengkapi diri dengan senjata api jenis FN, masih buron. Sejak kejadian sampai saat ini, petugas belum menemukan tempat persembunyian AD.
Pencurian kendaraan bermotor berawal saat dua pelaku, salah satunya Deni Saputra, datang ke halaman rumah korban di Tanah Merdeka. Saat hendak menggondol sepeda motor, pelaku kepergok oleh pemilik rumah dan diteriaki maling.
Pelaku panik, lalu mengeluarkan senjata api dan menembak dada korban. Warga lalu berdatangan, dan Deni yang membawa senjata tajam juga melakukan perlawanan.
Akibatnya, dua orang meninggal dunia, dan empat lainnya mengalami luka tusuk dan menjalani perawatan.
Korban bernama Jamhari, meninggal dunia karena luka tusuk di perut hingga usus terburai. Korban lainnya adalah Kriston Hutagalung, juga meninggal dunia akibat luka tusuk di rusuk kiri.
Korban lain, Histon Hutagang, mengalami luka tusuk di tangan kiri. Norma mengalami luka tembak di perut kiri, dan peluru bersarang di perutnya. Yogi Hutagalung menderita luka tusuk di dada kiri, dan Ian Setiawan mengalami luka tusuk di lengan kiri
Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebilah pisau, kunci T, Honda Beat B 3180 TGC milik pelaku, proyektil, serta empat selongsong peluru. (*)

Penulis: Theresia Felisiani  |  Editor: Yaspen Martinus

http://jakarta.tribunnews.com/2013/03/03/satu-perampok-di-ciracas-tewas-ditembak-polisi

Tuesday, 18 December 2012

Penembak 3 polisi Pirime tewas ditembak

MONDAY, 17 DECEMBER 2012 13:55   
JAYAPURA - Polda Papua kembali menangkap satu tersangka yang ikut menyerang Polsek Pirime, 27 November lalu, dan menewaskan tiga anggota polisi. Tersangka itu bernama Hubertus Mabel, salah satu tokoh Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Polisi mengaku terpaksa menembak tersangka karena yang bersangkutan melakukan perlawanan saat hendak dibekuk. Hubertus meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit Wamena Jayawijaya akibat banyak kehilangan darah.

Kepada Bidang Humas Polda Papua Ajun Komisaris Besar I Gede Sumerta Jaya mengatakan, Hubertus dilumpuhkan aparat di Kampung Abusak Distrik Kurulu, Wamena, Minggu (16/11) sekitar pukul 10.30 WIT. Dua anggota polisi pergi ke lokasi dengan diantar MJ alias WG, salah seorang pelaku yang sebelumnya berhasil ditangkap, 14 Desember silam.

Sesampainya di lokasi, lanjut Sumerta, Hubertus tidak sendiri tetapi bersama empat rekan lainnya. Menurutnya, tersangka langsung menyerang dan berupaya merebut senjata api yang dibawa petugas.

"Seorang anggota Timsus melepaskan tembakan ke arah kaki Hubertus Mabel dengan maksud untuk melumpuhkan. Sedangkan empat orang lainnya berhasil ditangkap. Karena banyak kehilangan darah, nyawa tersangka tidak bisa ditolong saat menuju Rumah Sakit," kata Sumerta kepada Media Indonesia, Senin (17/12).

Dikemukakan Sumerta, penembakan Hubertus membuat sekelompok orang tidak dikenal membakar Pos Polisi Woma dan terjadi kontak tembak dengan pihak kepolisian. "Saat ini Kota Wamena sudah aman dan kondusif, pascakejadian Minggu malam," pungkasnya.

Selain terlibat penyerangan Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Hubertus juga terlibat dalam kasus peledakan Kantor DPRD Jayawijaya.
(dat06/media)


http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=272080:penembak-3-polisi-pirime-tewas-ditembak&catid=95:nusantara&Itemid=146