Tiga Pencuri Sepeda Motor Ditembak, Dua orang tewas
Empat anggota komplotan perampok kendaraan bermotor (Curanmor) dibekuk aparat Satuan Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (14/1/2013). Petugas terpaksa menembak tiga pelaku yang berusaha kabur dan melawan, dua diantaranya tewas.
Kedua pelaku yang tewas, IS, 37 tahun, dan MR, 25 tahun. Sementara HH, menderita luka tembak di bagian kakinya. Satu pelaku lagi, IT, dibekuk tanpa perlawanan.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika mengatakan keempat pelaku merupakan komplotan spesialisai perampas sepeda motor di wilayah Jakarta dan sekitarnya. “Kami terpaksa menembak tiga pelaku karena berusaha kabur saat hendak dibekuk,” kata AKBP Helmy Santika kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/1/2013).
Penangkapan para tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor. Laporan antara lain dari Achmad Rifai yang kehilangan Yamaha Jupiter Z Nopol B-6532-SRY di parkiran SMP Azhari Islamic School di Jl. Pertanian Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Selasa 8 Januari 2013.
Dari hasil penyelidikan, pada Sabtu 12 Januari 2013, petugas berhasil menangkap IS dan MR di rumah kontrakannya di daerah Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat digeledah di rumah kontrakan tersangka didapati barang bukti dua unit sepeda motor, Handphone, beberapa kunci T dan sepucuk senjata api pistol rakitan.
Dari keterangan IS dan MR, petugas kemudian berhasil menangkap tersangka HH dan IT di rumah kos di Jl. Rumbut, dekat mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Dari tangan HH, petugas menyita barang bukti sepucuk senjata api genggan jenis pistol dan dua butir peluru. Sedangkan dari tangan IT disita kunci letter T dan handphone.
Petugas kemudian melakukan pengembangan, diketahui bahwa para tersangka melakukan aksi pencurian bersama temannya, AD dan AH yang kini masih buron. Para tersangka pun diminta untuk menunjukkan persembunyian AD dan AH.
Saat dilakukan pengembangan, pada Senin (14/1/2013), para tersangka diminta untuk menunjukkan tempat kejadian dan persembunyian AD dan AH. Namun tersangka IS, MR dan HH berusaha melarikan diri, sehingga petugas terpaksa menembak pelaku hingga tersangka IS dan MR meninggal dunia. Sedangkan tersangka HH dilumpuhkan di bagian kakinya.
Dari hasil pengungkapan itu, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 2 senjata api, kunci letter T, dan sejumlah sepeda motor.
Bid. Humas Polda Metro Jaya
https://www.facebook.com/DivHumasPolri/posts/572095822819278
Showing posts with label lebak bulus. Show all posts
Showing posts with label lebak bulus. Show all posts
Wednesday, 16 January 2013
Wednesday, 2 May 2012
Perampok Tewas Ditembak
29/04/2012 06:10
Liputan6.com, Jakarta: Bambang, pria yang diduga sebagai perampok, tewas ditembak polisi di Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Ahad (29/4) dini hari. Sebelumnya, pelaku bersama empat rekannya terlibat aksi kejar-kejaran dan saling tembak dengan polisi.
Polisi menembak Bambang karena tersangka melepas tembakan terlebih dulu. Tersangka beserta rekannya berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.
Sebelumnya, Bambang yang menumpang mobil minibus terlibat aksi kejar-kejaran dengan Tim Khusus Resmob Polda Metro Jaya sejak tol Cikarang, Jawa Barat. Di pintu tol Bekasi Barat, aksi saling tembak terjadi, layaknya film laga.
Pengejaran berlanjut hingga ke tol Lebak Bulus. Di sana, tersangka sempat terjebak kemacetan. Aksi saling tembak kembali terjadi hingga akhirnya Bambang tewas. Sedangkan empat tersangka lain, yakni Cecep, Imam, Sihombing, dan Roy Pandu, dibekuk polisi.
Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengungkapkan, Bambang dan rekan-rekannya memang sudah lama menjadi target operasi. Mereka kerap beraksi di sejumlah provinsi.
Terakhir mereka diketahui terlibat dalam perampokan kontainer dan perampokan warga negara Korea Selatan pada 2011. Dalam aksinya, mereka juga kerap mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah senjata api jenis FN.(ULF)
Polisi menembak Bambang karena tersangka melepas tembakan terlebih dulu. Tersangka beserta rekannya berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.
Sebelumnya, Bambang yang menumpang mobil minibus terlibat aksi kejar-kejaran dengan Tim Khusus Resmob Polda Metro Jaya sejak tol Cikarang, Jawa Barat. Di pintu tol Bekasi Barat, aksi saling tembak terjadi, layaknya film laga.
Pengejaran berlanjut hingga ke tol Lebak Bulus. Di sana, tersangka sempat terjebak kemacetan. Aksi saling tembak kembali terjadi hingga akhirnya Bambang tewas. Sedangkan empat tersangka lain, yakni Cecep, Imam, Sihombing, dan Roy Pandu, dibekuk polisi.
Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengungkapkan, Bambang dan rekan-rekannya memang sudah lama menjadi target operasi. Mereka kerap beraksi di sejumlah provinsi.
Terakhir mereka diketahui terlibat dalam perampokan kontainer dan perampokan warga negara Korea Selatan pada 2011. Dalam aksinya, mereka juga kerap mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah senjata api jenis FN.(ULF)
http://berita.liputan6.com/read/394286/perampok-tewas-ditembak
Labels:
Bekasi,
ditembak mati,
jaksel,
lebak bulus,
mei 2012,
tembak menembak
Subscribe to:
Posts (Atom)
