Tuesday, 1 November 2011
Dor! Gembong Curanmor Kota Brebes Ditembak
Wednesday, 12 January 2011
Terobos Polisi, Pencuri Mobil Ditembak
SUMSEL (BP) – Tersangka pelaku pencurian mobil, Efendi (32), terkulai setelah kedua pahanya ditembak polisi. Pasalnya warga Kelurahan Tungkal, Kabupaten Muara Enim, menerobos hadangan aparat Polsek Tanjung Agung yang menghadangnya, Selasa (11/1).
Tersangka lalu meninggalkan mobil Daihatsu Carry hasil curiannya, dan lari masuk ke dalam hutan di Desa Pandan Bulan, Tanjung Agung, sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (11/1). Namun pelariannya terhenti, setelah kedua pahanya ditembus timah panas polisi.
”Tersangka berikut mobil hasil curian telah diserahkan di Polres Muara Enim untuk diproses secara hukum,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Budi Suryanto. (jpnn)
http://www.batampos.co.id/2011/jan/12/terobos-polisi-pencuri-mobil-ditembak.html
Tuesday, 11 January 2011
Nekat Curi Motor Polisi, Kaki Ditembak
KAYUAGUNG, KOMPAS.com — Bahrian alias Ahmad (24), warga Gunung Jati, Kecamatan Cempaka, dan Hendri Syaputra (20) warga Campang Tiga, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, terpaksa ditembak kakinya saat berusaha mengambil motor Yamaha Vega R di halaman rumah Briptu Rusli di Jalan Veteran YKP Kelurahan Sidokersa, Kecamatan Kayuagung, Jumat pukul 03.00 dini hari.
Bahrian ditembak di paha kiri dan mata kaki kanan, sedangkan tersangka Hendri ditembak di kaki paha kiri. "Kedua tersangka ini terpaksa kami tembak karena membahayakan petugas yang hendak menangkapnya. Keduanya telah mencabut pisau dan diayunkan ke polisi yang juga korban kejahatannya,” kata Kepala Polres OKI AKBP Slamet Widodo SIk melalui Kepala Satuan Reskrim AKP Rocky Marpaung SH SIk MH didampingi KBO Iptu Ikhsan Hasrul SH.
http://regional.kompas.com/read/2011/01/09/10482244/Nekat.Curi.Motor.Polisi..Kaki.Ditembak
Monday, 16 August 2010
Polisi Tembak Warga Rappocini
Makassar, Tribun - Aparat Polsekta Makassar menembak Jufri alias Daeng Nojeng (28) di dekat rumahnya di Jl Rappocini, Makassar, Minggu (15/8) dini hari. Meski tak meninggal, Jufri mengalami luka parah akibat peluru yang bersarang di pahanya.
Hingga tadi malam, tersangka masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Andi Mappaouddang, Makassar. Polisi mengaku terpaksa menembak tersangka mencoba melawan saat hendak ditangkap. Sesaat sebelum ditembak, tersangka bersama rekannya menikmati minuman keras tak jauh dari rumahnya.
Informasi dari polisi, Dg Nojeng adalah orang yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) karena diduga terlibat dalam sejumlah perampokan yang terjadi di Kecamatan Makassar. Salah satunya di Toko Pelangi di Jl Veteran Selatan, Makassar, beberapa pekan lalu.
Kepala Unit (Kanit) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsekta Makassar, Iptu Sugeng, mengatakan, tersangka merupakan residivis. Ia juga sering dilaporkan telah melakukan penodongan dan telah empat kali masuk rumah tahanan dengan kasus yang sama.
"Saat hendak ditangkap ia berusaha melawan dan sempat kabur. Kami beri tembakan peringatan tetapi tetap saja lari, jadi terpaksa kami melumpuhkan dengan tembakan ke bagian pangkal paha bagian kanan tersangka," jelas Sugeng.
Sugeng juga mengatakan keberadaan Nojeng tercium saat sejumlah aparat kepolisian dari Polsekta Makassarmenggelar operasi pekat (penyakit masyarakat) jenis miras. Operasi tersebut digalakkan kepolisian sejak beberapa hari sebelum memasuki Ramadan. (ali)
Selalu Bawa Badik
Kanit Reskrim Polsekta Makassar Iptu Sugeng mengatakan, sehari-harinya, Jufri alias Daeng Nojeng (28) selalu membawa badik. Senjata tajam inilah yang kerap ditodongkan kepada para korbannya saat merampok.
Tersangka tak sungkan melukai korbannya jika melawan. Dalam menjalankan aksinya, Jufri kerap ditemani rekannya bernama Ondong. "Ondong ini sedang kami cari," tutur Sugeng di Makassar, Minggu (15/8).
Toko yang menjadi sasaran aksinya selama ini adalah toko sudah mau tutup di malam hari. (ali)
Tentang tersangka
- Warga Jl Rappocini, Makassar
- Masuk daftar pencarian polisi
- Terlibat dalam sejumlah perampokan yang terjadi di Makassar. Salah satunya di Toko Pelangi di Jl Veteran Selatan,Makassar, beberapa pekan lalu.- Selalu membawa badik
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/123344/Polisi_Tembak_Warga_Rappocini
