Showing posts with label Pesanggrahan. Show all posts
Showing posts with label Pesanggrahan. Show all posts

Friday, 26 October 2012

Mencoba Kabur, Seorang Pencuri Rumah Wasekjen PPP Ditembak Polisi

Jakarta - Polsek Pesanggrahan membekuk dua orang pelaku pencurian di rumah Wasekjen PPP Sigit Hariyanto di kawasan Roxy, Jakarta Barat. Salah seorang pelaku pencurian ini harus ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat hendak diringkus petugas. 

"Satu orang terpaksa kita tembak di bagian kakinya karena mencoba kabur saat diringkus petugas," kata Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan AKP Nurdin kepada detikcom, Senin (22/10/2012). 

Dua orang pelaku pencurian tersebut ST (47) dan DN (43) diringkus di kontrakannya di Roxy, Jakarta Barat, pada Sabtu (20/10) siang. Polisi sudah melakukan pengintaian selama seminggu terhadap kedua orang ini. Setelah keduanya terlihat, polisi langsung menyergapnya namun ST mencoba kabur sehingga petugas menembaknya. 

"Saat ini yang ditembak masih dalam perawatan di RS," katanya. 

Keduanya melakukan pencurian di rumah Wasekjen PPP Sigit Hariyanto di Perum Depsos Asri Residen Bintaro Pesanggrahan Jaksel pada sabtu 29 September 2012. Saat itu keduanya berpura-pura menjadi petugas PLN sehingga bisa masuk ke dalam rumah Sigit.

(nal/try) 


http://news.detik.com/read/2012/10/22/140225/2069150/10/mencoba-kabur-seorang-pencuri-rumah-wasekjen-ppp-ditembak-polisi?9922022

Wednesday, 24 October 2012

Mencoba Kabur, Seorang Pencuri Rumah Wasekjen PPP Ditembak Polisi

Senin, 22/10/2012 14:02 WIB
Jakarta Polsek Pesanggrahan membekuk dua orang pelaku pencurian di rumah Wasekjen PPP Sigit Hariyanto di kawasan Roxy, Jakarta Barat. Salah seorang pelaku pencurian ini harus ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat hendak diringkus petugas. 

"Satu orang terpaksa kita tembak di bagian kakinya karena mencoba kabur saat diringkus petugas," kata Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan AKP Nurdin kepada detikcom, Senin (22/10/2012). 

Dua orang pelaku pencurian tersebut ST (47) dan DN (43) diringkus di kontrakannya di Roxy, Jakarta Barat, pada Sabtu (20/10) siang. Polisi sudah melakukan pengintaian selama seminggu terhadap kedua orang ini. Setelah keduanya terlihat, polisi langsung menyergapnya namun ST mencoba kabur sehingga petugas menembaknya. 

"Saat ini yang ditembak masih dalam perawatan di RS," katanya. 

Keduanya melakukan pencurian di rumah Wasekjen PPP Sigit Hariyanto di Perum Depsos Asri Residen Bintaro Pesanggrahan Jaksel pada sabtu 29 September 2012. Saat itu keduanya berpura-pura menjadi petugas PLN sehingga bisa masuk ke dalam rumah Sigit.

(nal/try) 


http://news.detik.com/read/2012/10/22/140225/2069150/10/mencoba-kabur-seorang-pencuri-rumah-wasekjen-ppp-ditembak-polisi

Friday, 31 August 2012

Ditembak polisi, perampok gagal gasak sepeda motor


Empat orang rampok coba melancarkan aksinya di Jalan Deplu Raya Bintaro Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sial, petugas kepolisian yang kebetulan melintas memergoki kejahatan yang mereka lakukan.

Polisi langsung melepaskan tembakan ke arah kawanan itu. Satu orang yang terkena tembakan di bagian paha namun berhasil kabur. Motor hasil rampasan mereka lalu ditinggalkan di depan sebuah SPBU di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan.

"Salah satu pelaku kita tembak, terkena bagian paha dan berhasil kabur," terang Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, AKP Nurdin AR, Jumat (31/8).

Nurdin menjelaskan, peristiwa itu terjadi dini hari tadi sekitar pukul 02.15 WIB. Saat itu Bahri (32), korban yang motornya baru saja dirampas, akan pulang menuju rumahnya usai menjenguk rekannya yang sedang sakit. Saat melintas di Jalan Deplu Raya, Pesanggrahan, korban tiba-tiba saja dipepet oleh empat orang pelaku dengan menggunakan dua sepeda motor dan hendak merampas sepeda motor Honda Vario warna hitam B 6765 UWT miliknya.

Korban coba melawan dan melarikan diri. Nahas, kawanan rampok berhasil mendekatinya dan korban langsung disabetkan golok oleh salah seorang pelaku.
Beruntung ayunan golok itu tidak mengenai tubuh korban. Hanya motornya yang berhasil digasak.

"Korban dipepet oleh empat pelaku, sempat terjadi perlawanan. Tapi saat di lampu merah Pondok Pinang, motor korban berhasil dirampas," papar Nurdin.

Petugas yang melihat kejadian langsung memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh para pelaku. Salah seorang pelaku yang membawa sepeda motor korban berhasil ditembak saat hendak kabur ke arah Jalan TB Simatupang.

"Tepat di depan Fedex Pondok Pinang dilakukan penembakan terhadap salah satu pelaku yang membawa kabur motor dan mengenai tubuh dan paha pelaku," jelas Nurdin.

Petugas mengamankan barang bukti sepeda motor korban dan satu bilah golok yang digunakan untuk melancarkan aksinya. Kini para pelaku sedang dalam proses pengejaran Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan.
[lia]

http://www.merdeka.com/jakarta/ditembak-polisi-perampok-gagal-gasak-sepeda-motor.html

Monday, 6 June 2011

Gembong Curanmor Mati Dibedil

Senin, 6 Juni 2011 - 11:09 WIB

PESANGGRAHAN (Pos Kota) – Gembong pencurian kenderaan bermotor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya tewas ditembak petugas Polsek Pesanggrahan di Jalan Rempoa Raya, Bintaro, Senin (6/6) dinihari. Satu orang anak buahnya juga ambruk dibedil.

Tersangka Tarsudin, 45, meregang nyawa setelah tertembak di paha. Ia tewas karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Sedang anak buahnya Edi, 35, yang kena tembak di kaki di bawa ke klinik Bintaro.

Penangkapan terhadap pelaku curanmor ini berawal saat petugas dipimpin Kanit Reskrim Iptu Budi Hardjono yang sedang patroli mencurigai mobil Honda Jazz hitam nopol B 1507 UKD yang parkir di pinggir jalan.

Ternyata satu pelaku membawa tas isi obeng, kunci leter T dan clurit terlihat menghampiri mobil Daihatsu Xenia nopol B 7452 UY, diduga hendak dicuri. Petugas yang mengintai segera mendekat. Mengetahui ada petugas, pelaku masuk ke dalam mobil dan langsung melarikan diri.

Tidak mau kehilangan jejak, petugas mengejar pelaku curanmor tersebut. Kejar-kejaran pun berlangsung sepanjang 5 km. Diduga karena panik, mobil yang dikendarai pelaku menabrak bus yang sedang parkir di Jalan Rempoa Raya.

Lima pelaku yang ada di dalam mobil langsung berhamburan keluar. Petugas segera melepaskan tembakan peringatan. Namun mereka tetap kabur hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.

Kasie Humas Polsek Pesanggrahan, Aiptu Achmad Yani menjelaskan pelaku sudah lama masuk dalam DPO. “Terakhir mereka menggasak mobil Toyota Avanza di Petukangan Selatan pada 1 Mei. Kami masih memburu pelaku lain,” katanya. (Tiyo/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/06/06/gembong-curanmor-mati-dibedil

Sunday, 6 March 2011

Pencuri Mobil Ditembak Mati

JAKARTA--MICOM: Anggota Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Metropolitan (Polsektro) Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menembak mati salah satu sindikat pencurian kendaraan bermotor roda empat bernama Wawing Rakasiwi, Selasa (22/2) pagi.

"Pelaku berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan senjata api saat akan ditangkap," kata Kepala Polsektro Pesanggrahan Komisaris Iryanto di Jakarta, Selasa.

Selain menembak mati Wawing, petugas juga melumpuhkan dua pelaku lainnya, yakni Mujahidin dan Warma. Tersangka Nurbaya menyerahkan diri di Jalan Palem, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Para sindikat spesialis pencurian kendaraan roda empat itu merupakan target operasi petugas kepolisian lantaran memergoki pelaku asal Indramayu, Jawa Barat, beraksi membawa kabur mobil pada 25 Oktober 2010. Iryanto menjelaskan awalnya petugas mendapat petunjuk dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik salah satu pelaku pencurian saat beraksi pada 25 Oktober 2010.

KTP milik Mujahidin ditemukan di dalam mobil yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi pencurian. Para tersangka meninggalkan kendaraan saat beraksi pada 25 Oktober
2010 karena kepergok petugas patroli di Jalan Palem V, namun membawa kabur mobil hasil pencurian.

Usai kejadian itu, anggota Polsektro Pesanggrahan selalu memonitor kegiatan sindikat tersebut dan mendapatkan informasi para penjahat itu akan melakukan aksi yang sama pada Selasa. Petugas menemukan sindikat itu beraksi di sekitar Jalan Palem VIII, kemudian anggota menghentikan laju kendaraan pelaku.

Saat itu, salah satu pelaku, Wawing keluar dari mobil dan mengeluarkan senjata api jenis FN yang belakangan diketahui ternyata senjata mainan. Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun Wawing tetap mengacungkan senjata dan berusaha melarikan. Akhirnya, polisi menembak para pelaku karena sindikat lainnya juga melarikan diri.

Usai menangkap pelaku, petugas menyita peralatan pencurian, seperti obeng, senter, kunci T, dan bor listrik. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang kabur, namun sudah dikantongi identitasnya. (Ant/OL-5)

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/23/205327/7/5/Pencuri-Mobil-Ditembak-Mati