Saturday, 21 May 2011

Maling Motor Ditembak Polisi

TENGGARONG-Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di bilangan Kota Raja Tenggarong dan sekitarnya, membuat petugas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bertindak tegas. Tak pelak, betis kanan seorang maling alias pencuri motor, bernama M Saidilah alias Lolo (20) yang tinggal di Desa Bakungan, Loa Janan, ditembak polisi.

“Itu terjadi Sabtu (14/5) pagi lalu. Tepatnya ketika Lolo berusaha melarikan diri, saat diminta petugas menunjukan TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan lokasi dia menyembunyikan beberapa sepeda motor hasil curiannya. Terpaksa petugas melumpuhkannya,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadjar Abdillah didampingi Kasat Reskrim AKP Safi’i Nafsikin kepada kpnn, Kamis (19/5).

Penembakan terhadap maling motor itu sengaja tak langsung dilansir ke media, menurut Fadjar, lantaran anggotanya masih terus mengembangkan penyelidikan di lapangan. Apalagi Lolo saat melakukan aksinya, tidak sendiri, melainkan bersama Ricky Arinsandi alias Tulang (17), juga tinggal di Loa Janan.

“Pengakuan kedua tersangka, selain mencuri motor, mereka juga beberapa kali melakukan aksi jambret. Para korban adalah wanita yang melintas menggunakan sepeda motor seorang diri di bilangan Loa Kulu,” tambah Fadjar.

Kepada penyidik, kedua pelaku mengaku berhasil mencuri 6 sepeda motor milik warga Tenggarong dan Loa Kulu, dalam sebulan terakhir. Rinciannya adalah, 2 motor merk Suzuki Satria FU, kemudian 1 Honda Beat dan 1 Suzuki Smash serta 2 Yamaha Jupiter MX. Semua kendaraan beroda 2 itu disambar pelaku, setelah berhasil mengambil kunci kontak aslinya.

Remaja yang terakhir duduk di bangkus kelas 2 SMP itu menjelaskan pula, motor hasil curian mereka dijual dengan harga bervariasi, tergantung merk dan kondisinya. Untuk Jupiter MX dan Satria FU harganya mencapai Rp 2,5 juta. Sedangkan Honda Beat dan Smash hanya Rp 1,5 juta.(idn/kpnn)

http://www.metrobalikpapan.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=55659

No comments:

Post a Comment